|
|
comments (0)
|
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK tidak memperpanjang masa pendaftaran capim KPK. Pansel menyebut tiga komisioner KPK kembali ikut dalam seleksi capim.
"Ada tiga orang (komisioner), pegawai KPK ada 13 orang," kata anggota Pansel Capim KPK Harkristuti Harkrisnowo di gedung 1, Kementerian Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).
Harkristuti mengatakan total ada 348 orang mendaftar sebagai capim KPK. Mereka terdiri atas berbagai unsur, mulai anggota Polri-TNI aktif, purnawirawan, jaksa, hakim, hingga akademisi.
"Dari Polri ada 2 kelompok, yang pertama adalah yang aktif dan kedua yang pensiun. Nah, ini kita belum hitung yang pensiun berapa. Yang aktif ada 9," kata Harkristuti.
"Lalu jaksa ada 5, hakim 8 apa 9 tadi ya. Advokat yang paling banyak, 53 ya. Kemudian kedua paling banyak dosen. Lalu ada wakil bupati, ada PNS, oditur, keuangan. Di luar kota banyak sekali, swasta banyak. Jadi sudah banyak ya, ada 348," Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih menambahkan.
Yenti mengatakan pendaftaran capim KPK resmi tidak diperpanjang. Pendaftaran capim KPK secara fisik ditutup per pukul 16.00 WIB.
"Jadi tadi memang kita tutup pendaftaran dokumen fisik yang datang kita tutup jam 4 (sore)," katanya.
Meski telah ditutup, Yenti menyebut tim Pansel masih memberikan waktu hingga pukul 00.00 WIB untuk berkas yang masuk via e-mail. Yenti mengatakan hal itu dilakukan atas berbagai pertimbangan.
"Yang membuat kita lama tadi adalah bahkan di akhirnya, yang e-mail belum bisa kita tutup. Mereka ternyata bersamaan, jadi masuknya bersamaan, biasa itu. Jadi kami setiap satu semester konsultasi ke Dikti (Kemenristekdikti) begitu. Laporan dosen itu begitu masuk. Jadi tidak bisa masuk. Akhirnya sampai saat ini sambil menunggu e-mail yang jam 12 nanti malam. Ini sudah 348 dan kami putuskan tidak diperpanjang," ujar Yenti.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Kuliner di kawasan Cipete hingga Haji Nawi, Jakarta Selatan memang tak ada habisnya. Jangan lewatkan bakso nikmat yang juga bisa dijelajahi di kawasan ini.
Penjual bakso ini tak semuanya menyediakan tempat makan nyaman, tapi rasa bakso yang gurih nikmat membuat banyak orang rela makan di tempat seadanya. Nah kalau jalan-jalan di kawasan Cipete hingga Haji Nawi, jangan lupa mampir untuk makan bakso gurih berkuah kaldu segar.
1. Bakso Citra Asia

Yuk Ngebakso Enak di Dekat Stasiun MRT Cipete-Haji Nawi Foto: istimewa
Kedai bakso ini dikenal dengan sebutan bakso BCA alias Bakso Citra Asia. Warung bakso yang berlokasi di Jalan Haji Nawi ini tak pernah sepi pengunjung. Kelezatannya bahkan sudah tersohor di kalangan pencinta bakso.
Mie bakso di sini bisa dipilih mau pakai baksso urat atau bakso telur. Oiya ada juga menu mie ayam yang tak kalah nikmat.
Bakso Citra Asia
Jl. H. Nawi Gandaria Selatan
Cilandak, Jakarta Selatan
Telepon : 087777018418
2. Bakso Wijaya Kusuma Pak Gondrong
Gerobak bakso yang satu ini hanya mangkal di pinggir jalan namun tak menyurutkan pembelinya untuk datang dan mencicip semangkuk bakso. Berlokasi di Jl. BDN Raya, semangkuk bakso ini menggoda selera.
Kuah kaldu yang harum dan gurih jadi daya tarik para pencinta bola daging ini. Jangan khawatir soal porsi, bakso ini dijamin bikin kenyang karena porsinya jumbo.
Bakso Wijaya Kusuma Pak Gondrong
Jl. BDN Raya, Cipete Selatan
Cilandak, Jakarta Selatan
3. Bakso Urat Pak Unyil

Yuk Ngebakso Enak di Dekat Stasiun MRT Cipete-Haji Nawi Foto: istimewa
Mau makan bakso enak dengan harga murah meriah? Sambangi kedai Bakso Urat Pak Unyil yang punya menu bakso urat nikmat dan gurih.
Tekstur bakso yang kenyal dengan campuran urat cincang dijamin bikin ogah berhenti ngunyah. Apalagi semangkuk bakso ini dilengkapi dengan mie kuning, mie bihun, tauge dan sawi. Mantap!
Bakso Urat Pak Unyil
Jl. Asem II Cipete Selatan
Cilandak, Jakarta Selatan
Telepon : 0818145622
4. Bakso Gepeng Mas Slamet
Kalau bosan dengan bakso biasa, cobalah cicip bakso gepeng yang tak kalah enak. Di kawasan Cipete ada kios sederhana yang terkenal dengan sajian bakso gepeng yang enak.
Bakso dengan tekstur halus dan kenyal ini bisa jadi pilihan makan siang yang nikmat. Kios bakso dekat stasiun MRT Cipete ini buka setiap siang hingga sore hari.
Bakso Gepeng Mas Slamet
Jl. Cipete VII , Cipete Selatan
Cilandak, Jakarta Selatan
Telepon : 083813066976
5. Bakso Boom Wonogiri

Yuk Ngebakso Enak di Dekat Stasiun MRT Cipete-Haji Nawi Foto: istimewa
Bakso berukuran besar dengan rasa gurih nikmat bisa jadi pilihan pencinta bakso yang punya kapasitas perut besar. Baksonya yang lembut kenyal ini makin enak dengan tambahan sambal.
Selain bakso besar, di sini juga ada bakso polos berukuran kecil yang punya tekstur lebih halus. Jangan sungkan minta tambahan tetelan kalau doyan.
Bakso Boom Wonogiri
Jl. Asem II Cipete Selatan
Cilandak, Jakarta Selatan
Telepon : 083894056868
Sumber: Foot.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Setelah dideklarasikan sebagai kota dengan transportasi yang baik, Jakarta secara bersamaan juga menyumbang polusi kendaraan yang tinggi. Menjawab hal tersebut, Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) sebagai salah satu pihak yang mengoperasikan bus Transjakarta akan meremajakan bus konvensionalnya dengan bus listrik.
Berdasarkan ketentuannya, PPD memang diharuskan untuk melakukan peremajaan 102 unitnya pada tahun 2020. Peremajaan ini bertepatan dengan kerja sama PPD dengan PT Mobil Anak Bangsa yang telah menyepakati Nota Kesepahaman untuk Bus Listrik. Jika pada tahun 2020 mendatang peremajaan mulai dilakukan, tahun berikutnya bus listrik ini sudah harus beroperasi.
"2020 PPD harus sudah melakukan peremajaan terhadap 102 unit bus konvensional Transjakarta. 102 unit bus ini kalau kita melakukan peremajaan di 2020 berarti di 2021 sudah harus beroperasi," ujar Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa dalam penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT MAB di Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019).
PPD sendiri sudah siap melakukan uji coba satu unit bus listrik PT MAB pada 18-21 Juli 2019 ini. Jika pengujian tersebut berhasil, PPD akan melakukan uji coba 3 unit di koridor Transjakarta pada bulan Oktober mendatang.
"Setelah ini masuk koridor tidak ada kendala berarti kita akan berbicara di tahun 2020," lanjut Putu.
Selain PPD, pada kesempatan itu PT Paiton Energy juga telah membeli satu unit bus listrik dari PT MAB. Dalam pembelian tersebut PT MAB juga menyediakan charging station 120 kW dan layanan purnajual selama 5 tahun.
Sumber: Oto.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Jam tangan pintar kini lagi ngetren di kalangan anak dan orang tua. Begini salah satu kisah seorang ibu yang rela merogoh koceknya sampai jutaan untuk gadget itu, karena menurutnya memang sarat manfaat.
Punya desain lucu dan imut dengan sejumlah fitur, smartwatch anak kini sedang amat populer. Gencarnya promosi turut bikin anak-anak kepincut, membuat para orang tua pun memperbincangkan -- salah satunya karena harganya yang relatif tidak murah.
Yulis, ibunda Abyan (7 tahun), adalah salah satu yang membelikan buah hatinya jam tangan pintar tersebut sebagai hadiah lebaran. Ini juga menjadi bentuk apresiasinya buat sang anak usai berpuasa di bulan Ramadhan lalu.
"Awalnya yang punya ide beli jam tangan Imoo itu dari saya sendiri sebagai reward karena berhasil puasa full sampai sore hari selama bulan Ramadhan. Padahal ini pertama kali puasa dalam hidupnya," ujar Yulis, menyebut salah satu merek smartwatch anak yang tengah populer.
"Reaksinya seneng banget, nggak mau dilepas. Dia senang sama fungsinya karena selama ini dia ingin HP tapi karena saya kurang setuju buat usia dia, kayaknya cocok ini aja. Lalu disimpan dengan hati-hati kotak jamnya. Waktu awal-awal dilihatin terus jamnya dipamerin ke teman-teman rumahnya, sepupu yang seusianya. Namanya juga anak-anak ya," lanjutnya.
Tipe jam tangan pintar yang dihadiahi buat Abyan itu bukanlah tipe terbaru -- yang harganya sekitar Rp 3 jutaan. Yulis menyebut harga jam anaknya itu sekitar Rp 1 juta. Memang tak murah, tetapi gadget itu disebutnya sarat manfaat, di antaranya membantu memantau aktifitas sang putra saat di luar rumah. Apalagi Yulis juga menjaga anak keduanya yang masih berusia dua tahun.
"Kalau seri yang terbaru kan sudah bisa video call dan ada game ya. Saya khawatir kalau yang fitur terbaru itu nggak boleh dipakai ketika sekolah nanti. Jadi saya beli sesuai dengan kebutuhan saya dan anak," tambahnya.
Dikisahkan Yulis lebih lanjut, salah satu fitur yang paling sering ia pakai di smartwatch itu adalah menelepon Abyan ketika anaknya dirasa sudah kelewat lama bermain. Ia juga rutin memantau posisi putra tercinta.
"Bisa lihat posisi dia, walau akurasinya masih kurang. Kadang beda 20 meter gitu sama posisi dia," jelas Yulis.
Manfaat dan fitur yang dimiliki jam tangan pintar itu pun ia anggap sepadan dengan harganya. Meski ada pilihan yang lebih murah, bahkan versi KW, Yulis mengaku kurang sreg karena risau dengan keawetannya.
"Kalau yang KW berkisar 200-300. Tetapi menurut informasi, yang KW itu gak bisa tahan air dan diragukan keawetannya," tuturnya.
Yulis mengaku, Abyan juga sempat minta tipe smartwatch yang terbaru, terlebih ketika melihat promosi produk tersebut. Tetapi ia dan suami terus berusaha memberikan pengertian ke putranya itu.
"Iya lumayan (merengek), mbak. Tapi sebisa kita memberi pengertian pada anak. Nanti kadang lupa kadang ingat kalau pas lihat iklan," sebut Yulis.
Sumber: Inet.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Sejumlah maskapai di Indonesia saat ini menghadapi kondisi keuangan yang tak sehat. Besarnya biaya operasional pesawat belum mampu ditutup dari sejumlah usaha yang menjadi bisnis tiap masakapai. Lalu, bagaimana supaya industri penerbangan di Indonesia kembali sehat?
Pengamat penerbangan, Gatot Raharjo berpendapat, banyak hal yang perlu dilakukan, baik sisi maskapai atapun pemerintah sendiri sebagai regulator.
Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) bukan solusi untuk menyehatkan kembali sejumlah maskapai yang merugi. Justru penurunan TBA menjadikan maskapai semakin tertekan.
"Tidak cukup dengan penurunan TBA. Ini bisa jadi bumerang, kalau ternyata cost maskapai lebih besar, maskapai bisa mengurangi frekuensi, menutup rute bahkan rugi," kata Gatot saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (1/7/2019).
Untuk membantu maskapai kembali sehat, Gatot menuturkan, setidaknya ada beberapa hal utama yang harus dilakukan, yaitu mengurangi biaya tiga komponen terbesar, seperti avtur, perawatan, sewa pesawat.
Tak cukup hanya itu, masing-masing maskapai harus mengimbangi dengan efisiensi internal dan eksternal.
"Misalnya efisiensi penggunaan avtur melalui penggunaan rute yang lebih efisien, efisiensi penggunaan avtur waktu di bandara misalnya dengan lebih banyak membuat taxiway jdi pesawat cepat sampai apron dan matikan mesin," tambahnya.
Pemerintah memang mewacanakan memasukkan maskapai asing untuk bisa beroperasi di Indonesia tentunya melalui badan usaha di Indonesia. Dengan begitu akan ada persaingan sehingga maskapai akan lebih sehat.
"Kalau atmosfer bisnisnya masih kayak gini, belum tentu maskapai asing mau masuk. Kecuali yang memang ada maksud-maksud lain. Misalnya pasar di negara-nya sudah jenuh dan dia masih punya armada, jadi dibuang ke negara lain," pungkas dia.
Maskapai Wajib Lapor Harga Tiket Paling Lambat 1 Juli
Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meminta kepada seluruh maskapai penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) untuk melaporkan segera harga tiket di jam-jam keberangkatan tertentu. Pihaknnya memberi batas waktu hingga 1 Juli 2019 untuk para maskapai tersebut.
"Itu paling lambat 1 Juli (maskapai melaporkan)," kata Menko Darmin saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2019.
Darmin berharap sebelum batas waktu tersebut para maskapai sudah melaporkan ke Kementerian Perhubungan. Di mana dalam laporan tersebut pihak maskapai sudah harus memberikan rute-rute penerbangan, jam keberangkatan, hingga biaya tarif yang dikenakan.
Di sisi lain, Menko Darmin juga menyambut positif terkait adanya promo tarif tiket yang diberikan salah satu maskapai seperti LionAir. Sebab promo yang diberikan maskapai penerbangan setidaknya akan meringankan biaya beban masyarakat yang ingin menggunakan jasa angkutan pesawat.
"Boleh saja dia bilang promo tetapi harus terus tapi enggak bisa sekali saja. Boleh juga gak 100 persen dalam pesawat itu. Misalnya 50, 60, 70 persen dari kursi," katanya.
Sebelumnya, Menko Darmin mengaku masih menunggu laporan dari pihak maskapai terkait dengan penurunan tarif tiket pesawat penerbangan berbiaya murah atau LCC domestik. Pihaknya juga terus berkoordinasi baik dengan beberapa maskapai hingga operator bandara untuk penurunan tiket pesawat.
"Memang masing-masing sedang menghitung karena itu tidak hanya satu pihak. Itu Angkasa Pura berapa mikul bebannya, Pertamina berapa, kemudian maskapai berapa. Jadi mereka masih harus hitung-hitungan nih," kata Menko Darmin saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 25 Juni 2019.
Aturan Insentif Fiskal bagi Maskapai Segera Terbit
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyatakan, kebijakan insentif fiskal yang diberikan kepada otoritas penerbangan untuk menekan harga tiket pesawat Low Cost Carrier (LCC) akan segera terbit.
Sejauh ini, para menteri terkait sudah menandatangani beleid yang akan berbentuk Peraturan Pemerintah (PP).
"Sudah (diteken para Menteri)," kata Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menambahkan, saat ini aturan tersebut sudah diproses di Kementerian Sekretariat Negara untuk selanjutnya ditandatangani oleh Presiden.
"Sudah diparaf oleh para Menteri terkait. Saat ini sedang proses di Setneg untuk ditandatangani oleh bapak Presiden," kata Susiwijono.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Jokowi-JK berencana memberikan insentif fiskal ke maskapai penerbangan domestik. Hal tersebut dilakukan untuk menekan biaya operasional para maskapai tersebut.
Menko Darmin mengatakan dengan membengkaknya biaya operasional, maskapai mau tak mau harus menaikkan harga tiketnya. Oleh karena itu, perlu adanya pemberian insentif fiskal bagi para maskapai.
"Ada beberapa langkah yang sedang difinalisasi untuk membantu efisiensi di industri penerbangan. Itu menyangkut jasa persewaan, perbaikan pesawat, persewaan dari luar daerah kepabeanan, dan menyangkut impor suku cadang," ujar Menko Darmin saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019.
Sumber: liputan6
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Alasan Prada Deri Pramana yang mengaku membunuh Fera Oktaria karena dipaksa menikah dibantah pihak keluarga korban. Bahkan Keluarga Fera menyebut Deri berbohong.
"Fera sendiri bilang ke saya, kalau dia itu takut sama Deri. Kalau Fera yang maksa Deri minta dinikahi nggak mungkin," ujar ibu korban, Suhartini saat ditemui media di rumahnya di Plaju, Palembang, Jumat (14/6/2019).
Suhartini menyebut anaknya Fera kerap ketakutan saat Prada Deri datang. Fera bahkan berulang kali mengatakan ingin putus dan terbebas dari kekasihnya itu.
"Kalau Deri datang ke rumah, anak saya pasti ketakutan. Semua tahu kalau Fera tidak mau lagi sama dia," kata Suhartini.

Keluarga Bantah Fera Oktaria Minta Dinikahi Prada Deri Sebelum DibunuhFoto: Keluarga Fera Oktaria (Raja Adil/detikcom)
Sementara terkait pengakuan Prada Deri yang sempat berhubungan badan dengan Fera sebeum pembunuhan, keluarga pun pun membantah. Menurutnya Fera tidak seperti yang diucapkan Prada Deri.
"Hasil visum jelas kalau Fera itu bersih, tidak ada macam-macam. Ini perasaan saya sebagai ibu juga yakin, saya kenal sama Fera. Jadi tidak mungkin ya anak saya seperti itu," tutupnya dengan mata berkaca-kaca.
Terlihat beberapa kerabat hadir di rumah orang tua Fera setelah mendapat kabar Prada Deri ditangkap. Suasana haru pun menyelimuti rumah panggung tersebut dan tak banyak kalimat yang diucapkan pihak keluarga.
Ketika keluarga Fera melihat video sang prajurit TNI itu ditangkap Denintel Pomdam II Sriwijaya kemarin, mereka menangis mengenang semasa hidup Fera Oktaria.
Untuk diketahui, Prada Deri ditangkap Denintel Pomdam Sriwijaya di sebuah Padepokan di Banten. Dia ditangkap tanpa ada perlawanan setelah buron sejak pertengahan Mei lalu.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Anjloknya harga ayam di titik terendah sejak tahun 2010, membuat ratusan peternak rakyat gulung tikar. Menanggapi hal ini, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Pemkab Blitar menyarankan peternak rakyat bergabung saja sebagai kemitraan dengan pabrik pakan (Integrator).
Data dari Disnakkan Pemkab Blitar, dari sekitar 3.500 peternak broiler, hanya sekitar 100 peternak yang bertahan secara mandiri. Selebihnya, sudah lama menjalin kemitraan dengan para pabrik pakan.
"Kalau kemitraan, peternak hanya menyediakan lahan dan tenaga. Jadi ketika harga anjlok, mereka gak nanggung rugi sendirian. Gak akan habis modal. Makanya saya anjurkan, peternak rakyat gabung saja kemitraan biar tetap bisa usaha dibidang ini," kata Kepala Disnakkan Pemkab Blitar Adi Andaka pada detikcom, Kamis (27/6/2019).
Menurut Adi, sebanyak apapun modal peternak mandiri, akan kalah bersaing dengan pemodal besar yang masih menentukan harga pasar. Karena regulasi pemerintah pusat saat ini, masih menyerahkan harga komoditas ayam sepenuhnya pada pasar.
Selain itu, pemodal besar yang bisnis ayamnya mengerjakan dari hulu sampai hilir secara terintegrasi. Sehingga, peternak mandiri punya ketergantungan tinggi pada beberapa produk mereka. Seperti pakan, vaksin dan jalur distribusi.
"Sebenarnya kalau peternak Blitar dengan populasi sekitar 3 juta ekor, itu hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Blitar saja. Tapi kita harus realistis. Walaupun dalam skup lokal, kalau yang dominan dan monopoli usaha ini skupnya nasional gak mungkin peternak mandiri mampu bertahan," bebernya.
Adi menampik anggapan jika sarannya ini bertentangan dengan azas ekonomi kerakyatan. Karena pada kenyataannya, lebih baik menyelamatkan usaha rakyat kecil ini dari kebangkrutan. Daripada bertahan tidak gabung kemitraan, namun usahanya tidak dapat bertahan lama.
"Azas itu masih sebatas teori. Karena regulasi pemerintah pusat di perunggasan belum sepenuhnya mendukung azas itu terealisasi," imbuh Adi.
Bagi Adi yang baru dua bulan menjabat kadisnakkan, solusi tercepat untuk menyelamatkan usaha rakyat adalah bergabung dalam kemitraan.
"Miris lho saya kalau dengar peternak mandiri sampai kehilangan rumah, habis tabungan karena bertahan idealis tidak ikut kemitraan. Lha daripada kandangnya kosong akibat bangkrut sekarang, kan lebih baik gabung kemitraan," pungkasnya.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Harga ayam di Lamongan di tingkat peternak anjlok hingga Rp 6 ribu/kg. Anjloknya harga membuat para peternak memilih menunda panen.
Anjloknya harga ayam dirasa merugikan para peternak Lamongan. Baik peternak mandiri maupun peternak kemitraan. Bahkan, meski ada ayam yang sudah siap panen, peternak lebih memilih menunggu harga kembali stabil terlebih dahulu.
Seperti yang dilakukan oleh Samsul Arif, seorang peternak dari Desa Kalipang, Kecamatan Sugio, Lamongan. Samsul saat ini tengah memelihara ayam berumur 40 hari atau sudah siap panen.
"Lebih baik saya menunda panen dulu sambil menunggu harga stabil," kata Samsul, Rabu (26/6/2019).
Samsul mengatakan, harga ayam ras di tingkat peternak saat ini anjlok. Dari yang semula Rp 16 ribu sampai Rp 19 ribu/kg menjadi Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu.
"Setelah mendapat informasi harga ayam ras di pasar hanya Rp 6 ribu/kg, saya memilih untuk menunda panen," imbuhnya.
Menurut Samsul, jika ayam dipanen dengan harga Rp 6 ribu per kilo, para peternak akan mengalami kerugian mencapai Rp 10 ribu/ekor. Selain peternak mandiri, peternak ayam kemitraan pun terkena dampak anjloknya harga.
Bagi peternak kemitraan, sudah ada kontrak di awal dengan perusahaan penyedia bibit dan pakan ayam. Meski begitu, jika harga di pasaran turun maka potongan untuk membayar bibit dan pakan juga akan besar.
"Sama saja Mas, baik peternak mandiri maupun peternak kemitraan, sama-sama akan merugi kalau harga ayam ras segitu," tambahnya.
Pendapat yang sama diakui peternak lainnya Ahmad Saifuddin dari Desa Singgang, Kecamatan Sugio. Ia juga mengaku mengalami kerugian yang besar karena harga ayam anjlok.
Bagi peternak dengan pola kemitraan, lanjut Saifuddin, harga akan dipotong oleh pabrikan dengan menyesuaikan harga yang baru. "Sama saja mas, kami juga memilih menunda panen hingga harga stabil," pungkasnya.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Profesi bidan dianggap sangat penting bagi masyarakat saat ini, khususnya untuk membantu ibu-ibu hamil yang hendak melahirkan secara normal.
Salah satu yang masih menekuni profesi tersebut adalah Sri Astuti Rintawati. Di usianya yang ke-59 tahun, Sri masih membuka praktik di Kelurahan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Hampir tiap hari ia melayani setiap ibu hamil yang datang untuk sekedar konsultasi atau mereka yang datang untuk memeriksakan kondisi kesehatan sang janin.
Sri membuka klinik dengan dibantu lima bidan, dua perawat dan dua dokter umum. Klinik tersebut tidak hanya melayani konsultasi kehamilan dan proses persalinan, tetapi juga siap menampung setiap pasien yang datang untuk berobat.
Berlatarbelakang pendidikan kebidanan, Sri sudah melanglang buana ke beberapa daerah. Prosesnya sebagai bidan pun akhirnya mengantarkan dia sebagai Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Grobogan periode tahun 2008-2013. Kini dia juga aktif sebagai pengurus IBI Jawa Tengah.
Ada pengalaman Sri selama menjadi bidan sejak tahun 1983 silam. Salah satu yang paling diingatnya adalah ketika ada pasien ibu hamil yang tidak membayar usai persalinan.
"Kalau pengalaman selama menjadi bidan banyak. Misalnya ketika selesai persalinan, tetapi tidak dibayar. Saya tetap ikhlas membantu walaupun tidak mendapatkan bayaran dari pasien saya, karena yang paling utama bagi saya adalah keselamatan pasien-pasien saya," ujar Sri.
Pada prinsipnya kata Sri, dirinya tidak mempermasalahkan apabila ada pasien ibu hamil yang tidak mampu kemudian meminta tolong jasanya.
"Kalau melihat dari kondisi ekonomi pasien yang terbatas, biasanya saya sarankan untuk menabung. Misalnya ada yang saya sarankan untuk menabung uang lima ratus rupiah, jadi kadang saya dapat upah dari persalinan itu uang recehan. Kadang-kadang juga ada yang tidak bayar, cuma meninggalkan KTP," papar Sri.
“Kalau angka kelahiran yang saya tangani di klinik pada 2018 rata-rata per bulan 10 sampai 15 kelahiran. Kami juga melaporkannya ke Puskesmas. Klinik ini kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Grobogan agar diurus akta dan KK-nya secara gratis," kata bidan Sri.
Saat ditemui Sri juga sempat bercerita mengenai kisah hidupnya hingga menjadi seorang bidan seperti sekarang ini. Ia menjadi bidan karena saat kecil dulu banyak melihat banyak orangtua yang meninggal dunia usai melahirkan. Sri merasa iba.
"Saya punya motivasi jadi bidan, Karena saya ingin menekan angka kematian ibu saat melahirkan, karena banyak para ibu yang meninggal setelah melahirkan." ujar Sri.
Wanita lulusan UGM Yogyakarta ini juga selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik selama bekerja menjadi bidan. Selain memberikan pertolongan kepada ibu-ibu hamil, bidan Sri juga kerap memberikan penyuluhan dan berbagi ilmu mengenai nutrisi yang harus dipenuhi saat ibu hamil termasuk penyakit-penyakit yang sering menjangkiti ibu-ibu hamil.
"Banyak ibu hamil yang hepatitis B, saya laporkan ke Dinkes sebelumnya saya laporkan ke Puskesmas. Atau misalnya di sini banyak Ibu hamil hemoglobinnya rendah. Masing-masing ibu hamil saya kasih 10 baglog, media tanam jamur tiram. Setiap hari Jumat ketika ada senam ibu hamil, selalu saya pantau. Jika sudah saatnya dipanen, kemudian dimasak bersama untuk dimakan bersama-sama dengan ibu hamil. Jamur tiram itu bisa menaikkan hemoglobin, karena mengandung dua kali lipat zat besi dibandingkan jamur kancing, dan bisa mencegah anemia saat hamil juga bisa memberikan nutrisi ke otak si bayi," kata Sri.
Respons pemerintah desa lanjut bidan Sri juga positif. Setiap ada program sosialisasi mereka mendukung demi kebaikan.
Sosialisasi yang saya lakukan tidak melulu hanya soal kehamilan. Tapi juga kesehatan lingkungan, pranikah, juga sosialisasi bagi ibu yang sudah menopause atau ibu lansia.
"Saya juga melakukan penyuluhan kepada remaja-remaja, khususnya persiapan sebelum mereka menikah dan merencanakan kehamilan. Terkait gizi pun saya juga selalu memberikan sosialisasi tentang gizi anak kepada para ibu hamil untuk selalu makan makanan kaya akan nutrisi seperti sayur-sayuran dan buah-buahan, agar anak yang dilahirkan tumbuh dan berkembang memiliki potensi prestasi untuk menjadi generasi maju penerus bangsa." Tutup Sri.

Ibu Dr. Emi Nurjasmi M.Kes, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) (IST)
Peran bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan strategis adalah memberikan pelayanan Kesehatan Ibu Anak, Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi perempuan mulai dari memberikan pelayanan atau edukasi pada masa sebelum nikah, pra hamil, pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, asuhan masa nifas, asuhan bayi baru lahir sampai usia 5 tahun dan prasekolah serta pelayanan KB dan kesehatan reproduksi perempuan.
Bidan bekerja pada setiap fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun swasta mulai dari fasilitas kesehatan tingkat primer (Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan jaringannya, klinik, praktik mandiri bidan) di Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.
Kebijakan penempatan bidan disetiap desa untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga bidan ada di tengah-tengah masyarakat dan bersama masyarakat.
Tanggal 16 Mei tahun 2014 merupakan hari yang sangat mengesankan bagi kami sekeluarga, karena hari tersebut adalah hari kelahiran buah hati kami yang ketiga.
Tentunya kelahiran anak saya sebelumnya pun juga mengesankan bagi kami. Pada malam hari tanggal 15 Mei 2014 pukul 21.00 WIB tanda-tanda mau melahirkan sudah mulai terasa, saya dan suami menghubungi ibu Bidan Rinta dan saya diminta beliau untuk langsung masuk ke klinik tempat beliau praktik.
Alhamdulillah berkat bimbingan dan arahan beliau dengan dibantu perawat, pada tanggal 16 Mei 2014 sekitar pukul 00.30 WIB anak kami yang ketiga lahir dengan sehat dan selamat. Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan tindakan ibu Bidan Rinta yang sangat cekatan dalam membantu kelahiran, juga para perawat yang selalu menyemangati saya sampai proses persalinan selesai. Terima kasih ibu Bidan Rinta atas perhatian dan kebaikannya, sukses selalu untuk Klinik Luqi Medica.
Sumber: jateng.tribunnews
PT Rifan Financindo