Rifan-financindo-yogyakarta

Subtitle

Blog

view:  full / summary

Kurs Jisdor Menguat ke 14.245, Ini Faktor Rupiah Tambah Perkasa | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on June 3, 2020 at 1:10 AM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.245 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (3/6/2020).

 

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.245 per dolar AS, menguat tajam 257 poin atau 1,77 persen dari posisi Rp14.502 pada Selasa (2/6/2020).

 

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot menyentuh level Rp14.208 per dolar AS dengan lonjakan 207 poin atau 1,44 persen pada Rabu (3/6) pukul 10.04 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

 

Pada perdagangan Selasa (2/6/2020), nilai tukar rupiah berakhir di level Rp14.415 per dolar AS dengan penguatan tajam 195 poin atau 1,33 persen.

 

Penguatan nilai tukar rupiah di pasar spot mulai berlanjut pada Rabu dengan dibuka terapresiasi tajam 182 poin atau 1,26 persen di level Rp14.233 per dolar AS. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di level 14.208 – 14.233.

 

Dilansir dari Bloomberg, nilai tukar rupiah terapresiasi ke kisaran level terkuatnya dalam sekitar tiga bulan ditopang oleh sentimen penjualan obligasi dan optimisme seputar pembukaan kembali kegiatan perekonomian.

 

Kementerian Keuangan menerima penawaran senilai Rp103,62 triliun (US$7,19 miliar) untuk penjualan obligasi sebesar Rp24 triliun dalam lelang pada Selasa (2/6/2020). Nilai penawaran itu adalah yang tertinggi menurut data resmi yang dihimpun oleh Bloomberg.

 

“Pasar terus diperdagangkan dengan prospek dimulainya kembali kegiatan ekonomi. Aset-aset berisiko sebagian besar juga didukung terutama dengan keuntungan imbal hasil,” ujar Frances Cheung, kepala strategi makro Asia di Westpac, Singapura.

 

Turut mendongkrak penguatan kurs rupiah, indeks dolar AS yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,2 persen atau 0,199 poin ke level 97,474 pada pukul 9.56 WIB dari level penutupan sebelumnya.

 

Pada perdagangan Selasa (2/6/2020), indeks dolar AS berakhir melandai 0,16 persen atau 0,157 poin ke posisi 97,673, pelemahan hari keempat berturut-turut.

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

Tanggal   Kurs

 

3 Juni Rp14.245

2 Juni Rp14.502

29 Mei Rp14.733

28 Mei Rp14.769

27 Mei Rp14.761

 

 

Sumber: Market.bisnis


PT Rifan Financindo

Sultan HB X Beberkan Makna Berdamai dengan Corona Hingga New Normal | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on June 2, 2020 at 3:40 AM Comments comments (0)



PT Rifan Financindo  -   Raja Kesultanan Yogyakarta yang juga Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, kembali menyampaikan pesan kepada warganya. Kali ini adalah pesan yang ketujuh sejak terjadinya pandemi Corona atau COVID-19. Sultan memberi makna tentang ruang kesunyian, berdamai dengan COVID-19 hingga persiapan menuju tatanan normal baru (new normal).

Sultan HB X menyapa masyarakat melalui program #SultanMenyapaJilid7. Dalam sapaan bertajuk 'Dengan Modal Sosial, Bangun Tatanan Baru' ini, Sultan meminta masyarakat untuk meningkatkan solidaritas dalam menghadapi pandemi COVID-19.

 

Berikut isi dari #SultanMenyapaJilid7:

 

 

#SultanMenyapaJilid7

DENGAN MODAL SOSIAL, BANGUN TATANAN BARU

 

Assalamualaikum wr.wb

Salam sejahtera untuk kita semuanya,

 

Suwung, seakan kita masuk ke dalam labirin kesunyian. Isinya hanya kesenyapan tanpa batas. Dalam suwung, kita tak tahu harus berbuat apa. Inilah gambaran umumnya masyarakat yang dilanda kecemasan tak menentu.

 

Tuhan sebagai Suwung, Kemahasadaran dan Kemahakuasaan yang Memangku dan Meliputi seluruh keberadaan-Nya, dalam paham Jawa disebut: Suwung Hamêngku Ânâ. Ketika difikir, Dia seakan tiada. Ketika masuk di alam suwung, terasakan Dia ada. Ketika manusia paham tentang hakikat keTuhanan, maka kecemasan itu pun mereda, karena keyakinan akan ada-Nya. Itulah saat dimana hubungan vertikal mencapai puncak spiritual, luluh dalam manêmbah-nya insan ke haribaan Sang Khalik, yang sebelum ini terlupakan. Karena kita lebih mengedepankan agama masing-masing daripada berkhidmat ke hadirat-Nya.

 

Secara horizontal, perlu meningkatkan kolaborasi, solidaritas dan partisipasi antarwarga untuk bertahan hidup. Karena keberadaan COVID-19 ini tak tertolakkan. Kehadirannya pun selalu menyertai kita, dimana pun kita berada. Sedangkan kapan waktu selesainya pun belum bisa diprediksikan. Meski sosoknya tak tampak dan tak teraba, dan kita pun memusuhinya, mau tidak mau kita harus berdamai dan menuruti hidup harmoni dengannya. Pakai masker, cuci tangan dan menjauhkannya dari wajah, jaga jarak yang aman, diam di rumah dan berkegiatan di luar dimana perlu, serta menjauhi kerumuman.

 

Namun demikian, jika terbangun semangat kemenyatuan antara pemimpin dengan rakyat di semua level, hingga RT/Dusun, ibarat dalam medan perang, kita masih memiliki peluang untuk menang. Artinya, dalam menggalang kesiapsiagaan melawan COVID-19 pun, basis pertahanan yang diperkuat adalah di tingkat RT/Dusun. Jika ketahanan masyarakat dibangun dengan kekompakan dan disiplin diri dalam mematuhi protokol kesehatan, saya percaya, kita akan segera menggapai hari esok yang cerah di depan kita.

 

Itulah modal sosial warga masyarakat dan para birokrat yang kita miliki bersama. Konsekuensinya, aparat pemerintahan pun harus ikut berubah, dengan mematuhi protokol yang ditetapkan, disertai peningkatan layanan bagi masyarakat. Dalam bahasa milenial, inilah basis platform sebuah aplikasi sosial menuju Tatanan Kehidupan Baru di DIY. Dengan kesadaran diri seperti itu, niscaya setiap warga secara organis akan menata dirinya-sendiri.

 

Secara struktural setiap aparat paham akan kewajibannya, tanpa diiming-imingi hadiah, atau diancam hukuman. Semuanya mengalir secara alami, layaknya mbanyu mili, yang menjadi ruh dari kesadaran bersama untuk mengasah ketajaman akal-budi sebagai pengikat kohesi sosial dan keterpanggilan membantu liyan. Bersatunya rakyat dengan pemimpin di segala lini hingga RT/Dusun adalah modal 'Jogja-Gumrégah' untuk mengisi Tatanan Normal Baru.

 

Dan tiada lupa, marilah kita kobarkan Api Semangat Pantja Sila, 1 Juni 1945. Selamat Berjuang untuk Guyub dan Bangkit Bersama!

 

Sekian, terima kasih.

Waalaikumsalam wr. wb...

 

Selasa Wage, 2 Juni 2020

HAMENGKU BUWONO X

 

Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji menjelaskan maksud dari #SultanMenyapa jilid 7 ini. Menurutnya, dalam pesan tersebut Sultan HB X memberikan pesan bahwa new normal adalah era baru yang harus disikapi sebagai sebuah ikhtiar.

"New normal harus disikapi dengan ketenangan, optimisme dan kepatuhan terhadap tatanan kehidupan yang baru," ujarnya.

Masyarakat adalah ujung tombak pemutus rantai COVID-19 sekaligus garda terdepan dalam mengelola kehidupan sosial. Karena itu, opsi terbaik saat ini adalah menjaga kerukunan dan kekompakan warga.

 

 

"Kebersamaan dalam menjalankan protokol kesehatan dan protokol sosial adalah modal terbaik dalam bertahan dan agar dapat selamat dari wabah ini," ujarnya.

 

Selain itu, pesan Sultan juga dimaknai agar aparat pemerintahan sebagai garda layanan publik harus berbenah. Semakin mengasah budi dan rasa, sebagai modal memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat, menciptakan tataran layanan dalam budaya mutu yang lebih tinggi, melayani dengan hati.


Sumber: News.detik

PT Rifan Financindo


Kemendikbud: Siapa Bilang Sekolah Mau Dibuka di Daerah yang Pandemi Tinggi? | PT Rifan Finacnidno

Posted by ityogygrifan on May 29, 2020 at 5:50 AM Comments comments (0)

 

PT Rifan Financindo - Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) menilai kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah belum siap dilaksanakan pada Juli mendatang dengan pertimbangan infrastruktur. Bagaimana tanggapan Kemendikbud?

 

"Siapa bilang sekolah mau dibuka di daerah yang pandeminya masih tinggi?" kata Plt Dirjen PAUD-Dikdasmen, Hamid Muhammad kepada wartawan, Kamis (28/5/2020). Hamid menjawab saat dimintai tanggapan soal pernyataan FAGI yang menilai KBM di sekolah belum siap dilaksanakan pada Juli mendatang.

 

Namun demikian, Hamid tidak menjawab saat dipertegas apakah Kemendikbud merencanakan untuk menggelar kembali KBM di sekolah pada Juni mendatang. Terkait KBM di sekolah saat pandemi virus Corona (COVID-19), dia meminta publik menunggu pengumuman dari Kemendikbud.

 

"Ditunggu saja pengumuman Mendikbud minggu depan tentang pembukaan sekolah ini," ujarnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) menilai KBM di sekolah belum siap digelar pada Juli mendatang. Pertimbangannya, kesiapan infrastruktur dan tenaga pendidik yang harus jadi perhatian.

 

"Kalau mau dipaksakan Juli pada umumnya sekolah belum siap, kenapa belum siap? Karena persyaratannya yang diajukan tiap ruangan harus disemprot tiap hari dua kali dengan disinfektan, terus juga yang agak berat itu tentang jaga jarak. Biasanya satu bangku itu dua orang, sekarang satu bangku, satu siswa," kata Ketua FAGI Iwan Hermawan saat dihubungi, Kamis (28/5).

 

Alternatif lainnya, sekolah bisa membagi shift siswa menjadi pagi dan siang. Namun, hal itu tidak memungkinkan juga karena tenaga pendidik akan sangat terkuras habis. "Itu tidak memungkinkan karena gurunya jadi double kerja, paling selang-seling hari pertama, hari kedua," ujar Iwan.

 

Selain itu, agar penularan COVID-19 bisa diminimalisir, sekolah wajib memberikan pemeriksaan rapid test bagi siswa, tenaga pendidik, dan staf sekolah.

 

"Bila ada siswa atau guru yang reaktif atau ODP saja itu tidak boleh masuk, karena ada satu saja yang reaktif satu sekolah rentan menjadi satu klaster, itu yang paling berat, kita tidak bisa menyeleksi mana yang reaktif karena belum ada rapid," kata Iwan.

 

"Sekolah mau mengadakan rapid test juga mahal kan, apalagi kalau sampai dibebankan ke orang tua ini akan berat. Agak berat kalau di bulan Juli, kalau melihat kurva pandemik masih naik dan tidak bisa terjun payung dalam satu bulan," imbuhnya.

 

 

 

Sumber: News.detik

 

PT Rifan Financindo

Ini Strategi Pemasaran PP Properti (PPRO) di Tengah Pandemi | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on May 28, 2020 at 4:35 AM Comments comments (0)



PT Rifan Financindo  -  PT PP Properti Tbk. memanfaatkan strategi pemasaran khusus untuk menggaet konsumen ketimbang memberikan diskon harga.

 

Direktur Keuangan PP Properti Indaryanto mengatakan perusahaan properti itu memilih strategi pemasaran menggunakan gimmick ketimbang memberikan potongan harga.

 

“Kami lebih menawarkan gimmick dibandingkan dengan diskon karena itu akan merusak harga dan reputasi pengembang kalau kami membuat program banting harga,” katanya kepada Bisnis, Kamis (28/5/2020).

 

Adapun gimmick yang diberikan oleh emiten berkode saham PPRO itu khusus bagi konsumen Kredit Pemilikan Apartemen. (KPA). Konsumen akan mendapatkan subsidi bunga, pendingin ruangan, pemanas air, dan juga perabotan.

 

Menurut Indaryanto, target pasar yang sangat menjanjikan saat ini adalah segmen menengah dan menengah bawah. Perseroan, lanjutnya, mengincar pasar di rentang harga Rp400 juta sampai dengan Rp800 juta per unit apartemen.

 

Sepanjang Januari-Maret 2020, PPRO telah mengumpulkan marketing sales senilai Rp263 miliar. Angka ini masih jauh dari target sepanjang tahun yang sebesar Rp2,5 triliun.

 

Di sisi topline dan bottom line, perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp3 triliun dan laba komprehensif di kisaran Rp500 miliar.

 

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan 2019, perseroan memiliki total persediaan realti mencapai Rp4,97 triliun dan persediaan properti Rp1,91 miliar. Segmen bangunan jadi menyumbang Rp13,25 miliar sedangkan bangunan dalam konstruksi Rp1,78 triliun.

 

Adapun tanah yang sedang dikembangkan mencapai Rp2,77 triliun.


Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Jelang New Normal, Harga Emas Turun Rp 8.000 | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on May 26, 2020 at 11:35 PM Comments comments (0)



PT Rifan Financindo  -  Harga logam mulia atau emas batangan Antam hari ini tercatat turun Rp 8.000. Emas Antam hari ini dijual dengan harga Rp 909.000/gram.

 

Demikian dikutip detikcom dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Rabu (27/5/2020).

 

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini ikut turun Rp 8.000 ke level Rp 808.000/gram. Harga buyback yang sebelumnya naik sekarang ikut turun.

 

Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

 

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

 

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

Emas batangan 1 gram Rp 99.000

Emas batangan 5 gram Rp 4.325.000

Emas batangan 10 gram Rp 8.585.000

Emas batangan 25 gram Rp 21.337.000

Emas batangan 50 gram Rp 42.595.000

Emas batangan 100 gram Rp 85.112.000

Emas batangan 250 gram Rp 212.515.000

Emas batangan 500 gram Rp 424.820.000


Sumber: finance.detik

PT Rifan Financindo

Optimisme Pembukaan Lockdown, Bursa Asia Kompak Menghijau | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on May 26, 2020 at 12:25 AM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo  -  Bursa Asia tampaknya akan mengikuti pergerakan saham Eropa dan indeks futures AS untuk bergerak di zona hijau pada perdagangan Selasa (26/5/2020) didukung oleh optimisme pasar dari sinyal pembukaan lockdown beberapa negara.

 

Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 7.20 WIB indeks Topix Jepang bergerak naik 1,65 persen, indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,36 persen, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,1 persen, dan indeks Indeks S&P Australia atau ASX 2020 menguat 0,72 persen.

 

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama stabil di level 99,771.

Chief Investment Officer of Core Investments at AXA Investment Managers Chris Iggo mengatakan bahwa dinamika pemulihan ekonomi setelah lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dan pengembangan obat potensial adalah alasan utama pasar menjadi lebih positif.

 

Investor saat ini tengah mencerna sinyal pembukaan kembali ekonomi dari Jepang, Australia, hingga AS dan memberikan dorongan pada aset berisiko untuk bergerak lebih tinggi.

 

Untuk diketahui, Pemerintah Jepang telah mengakhiri keadaan darurat nasionalnya pada Senin (25/5/2020), sementara kenaikan dalam ekspektasi bisnis Jerman memberikan secercah harapan lain untuk pasar ekuitas.

Di sisi stimulus, pembuat kebijakan utama Bank Sentral Eropa Francois Villeroy de Galhau mengatakan, ada ruang untuk berinovasi dan bertindak dengan cepat dan kuat yang menandakan itu dapat meningkatkan program pembelian obligasi darurat.

 

Selain itu, Wakil Perdana Menteri Singapura Heng Swee Keat diperkirakan akan mengumumkan rincian paket stimulus keempat.

 

“Namun, sentimen-sentimen itu tidak berarti kita harus mengabaikan risiko penyebaran gelombang kedua, pertumbuhan ekonomi yang lemah, dan masalah geopolitik AS-China yang berkepanjangan," ujar Chris seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (26/5/2020).

 

Baca Juga : Dua Sentimen Global Ini Bakal Mewarnai Laju IHSG Hari Ini, 26 Mei 2020

Ketegangan antara AS dan China tetap menjadi fokus dalam beberapa perdagangan ke depan setelah China mengecam AS karena menambah 33 entitas China ke daftar hitam perdagangan. Kendati demikian, Negeri Panda itu tidak mengumumkan langkah pembalasan.


Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Bursa Jepang Melemah, Indeks Nikkei Koreksi Tipis| PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on May 22, 2020 at 12:25 AM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo - Bursa Jepang mengalami koreksi pada penutupan perdagangan Kamis (21/5/2020) seiring dengan ketegangan AS-China.

 

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Topix ditutup dengan pelemahan 0,23 persen atau 3,48 poin ke level 1.491,21 dengan pergerakan pada kisaran 1.487,74-1.501,43.

 

Sejalan dengan Topix, indeks Nikkei 225 berakhir di level 20.552,31 dengan koreksi 0,21 peren atau 42,84. Nikkei 500 juga koreksi 0,16 persen atau 3,27 poin menjadi 2.101,75.

 

Bursa Asia dan bursa berjangka Eropa dan Amerika Serikat tertekan pada Kamis (21/5/2020) siang seiring dengan sentimen pasar yang mengkhawatirkan memburuknya hubungan antara AS-China. Pelaku pasar pun menghindar dari aset berisiko seperti saham.

 

Dikutip dari Bloomberg, pasar saham Asia terkoreksi, sejalan dengan bursa berjangka AS dan Eropa. Senat AS mengesahkan Undang-Undang yang dapat melarang beberapa perusahaan China untuk listing di Bursa AS. Sementara Presiden Donald Trump dalam twit-nya menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan China.

 

Senat AS menyetujui UU tersebut pada Rabu (20/5/2020), sehingga perusahaan kakap seperti Alibaba Group Holding Ltd. dan Baidu Inc. dilarang terdaftar di bursa AS.

 

Di samping ketegangan AS-China, sentimen pasar sudah dibayangi oleh pertentangan mengenai kemungkinan vaksin untuk virus Covid-19. Seberapa jauh efek vaksin, dan kapan bisa edarkan secara luas menjadi pertanyaan besar. Pelaku pasar juga memantai pelonggaran lockdwon di sejumlah negara.

 

Dalam risalah FOMC 28-29 April 2020 yang dirilis Rabu (20/5/2020), para pejabat Federal Reserve juga melihat pandemi sebagai ancaman ekonomi yang parah dan memengaruhi stabilitas keuangan.

 

"Pasar kembali memantau hubungan AS-China yang bisa menambah risiko. Pandemi dan penurunan ekonomi juga membuat komitmen perdagangan AS-China sulit terpenuhi," papar Stephen Innes, chief global market strategist AxiCorp.

 

Sumber: Market.bisnis

 

PT Rifan Financindo

Sri Mulyani Ramal Tekor APBN Rp 1.028 T, DPR Ingatkan Bahaya Utang | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on May 20, 2020 at 12:55 AM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo  -  Pemerintah memproyeksikan defisit atau tekor APBN tahun 2020 menjadi 6,27%. Angka itu setara Rp 1.028,5 triliun.

 

Angka defisit itu semakin lebar dari prediksi sebelumnya yang tertuang pada Perpres Nomor 54 Tahun 2020. Sesuai beleid itu, pemerintah menyebut defisit APBN sebesar 5,07% terhadap PDB atau Rp 852.9 triliun.

 

Pelebaran defisit ini dikarenakan pemerintah memberikan anggaran tambahan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN). Namun hal itu mendapatkan tanggapan dari Komisi XI DPR RI.

Anggota Komisi XI Kamrussamad menilai dengan adanya perubahan kedua dalam defisit itu, artinya pemerintah menambah utang dalam periode yang singkat.

 

"Dalam 48 Hari (Periode 1 April-18 Mei 2020) utang pemerintah bertambah Rp 635 triliun menjadi total utang Rp 5.583,8 triliun. Jika data yang dipakai utang pemerintah bulan Februari 2020 senilai Rp 4.948,8 triliun, diperkirakan masih akan terus bertambah karena fundamental krisis kesehatan masih belum sepenuhnya terkendali. Kita berharap penggunaan dana pinjaman tersebut tidak dikorupsi," tulisnya, Rabu (20/5/2020).

 

Politisi Parta Gerindra itu juga mempertanyakan penyerapan anggaran kesehatan senilai Rp 70 triliun dan insentif untuk UMKM dan pemulihan ekonomi senilai Rp 270 triliun.

 

"Apakah sepenuhnya Sudah terserap dan bagaimana mekanisme pelaksanaannya? Apakah sudah efektif, tepat sasaran serta mampu menggerakkan sektor rill?" tuturnya.

 

Kamrussamad menilai perubahan postur APBN dilakukan dua kali dalam satu bulan menunjukkan pemerintah diragukan dalam menilai kondisi ekonomi untuk menentukan indikator ekonomi.

 

"Menteri Keuangan diragukan dalam memotret kondisi ekonomi dan menentukan indikator ekonomi Dalam merumuskan kebijakan fiskal. Kita Sudah ingatkan agar memiliki data yang terintegrasi sebagai basis pengambilan keputusan supaya tidak premature dalam menyusun postur APBN," sindirnya.

 

Menurutnya pelebaran defisit berpotensi membahayakan kedaulatan negara karena beban utang pemerintah sangat besar. Bahkan melampaui ratio utang standar internasional yang di tetapkan sejumlah lembaga keuangan dunia seperti IMF.

 

"Bahwa indikator kerentanan utang pemerintah telah melampaui rekomendasi IMF dalam International Standards of Supreme Audit Institutions (ISSAI) 5411.

Rasio-rasio yang melampaui batas aman antara lain rasio debt service terhadap penerimaan, rasio bunga utang terhadap penerimaan, dan rasio utang terhadap penerimaan," terangnya.

 

Dia menambahkan secara lebih rinci, rasio debt service terhadap penerimaan tercatat sudah melampaui standar IMF sejak 2018. Pada 2018 rasio debt service terhadap penerimaan mencapai 39,06%, sedangkan IMF mematok batas aman di nominal 25 persen hingga 35%.

 

Lalu rsio bunga utang terhadap penerimaan yang oleh IMF dibatasi pada 7% hingga 10% telah dilampaui oleh pemerintah sejak 2015, rasio bunga utang terhadap penerimaan mencapai 10,35%.

 

Adapun rasio utang terhadap penerimaan yang oleh IMF dibatasi pada 90% hingga 150% sudah dilampaui oleh pemerintah sejak 2013 di mana rasio tersebut menapai 165,09%.


Sumber: News.detik

PT Rifan Financindo

BERITA FOTO : H-7 Lebaran, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on May 19, 2020 at 12:50 AM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo  -  Memasuki H-7 lebaran Idul Fitri, Pasar Tanah Abang kembali ramai dipadati masyarakat meskipun pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menutup pasar tersebut sejak 27 Maret karena diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

 

Keramaian terlihat disejumlah titik seperti sebrang Blok F dan depan stasiun Tanah Abang, jalanan tersebut dipadati pedagang kaki lima dan warga tanpa mematuhi peraturan jaga jarak sesuai dengan himbauan pemerintah.

 

Para pedagang nekat turun kepinggir jalan karena sejak kios mereka ditutup, para pedagang tidak mendapatkan penghasilan, padahal biasanya menjelang lebaran mereka bisa meraup untung besar.

 

Berikut foto-foto keramaian pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang :


 

 

 

Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga memilih baju di lapak pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga menggunakan masker saat bearada di kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga memilih baju yang dijual pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga memilih baju yang dijual pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha


 

 

Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis/Himawan L Nugraha.


Sumber: ekonomi.bisnis

PT Rifan Financindo

Modifikasi Edan, Toyota Innova Dijejali Mesin dari Toyota Supra | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on May 18, 2020 at 2:55 AM Comments comments (0)


PT Rifan Financindo  -  Nama Toyota Supra tentu tak asing lagi bagi para pecinta otomotif. Mobil sport ini terkenal berkat performanya yang menganggumkan dengan mengandalkan mesin berkode 2JZ.

 

Dapur pacu tersebut memang disesuaikan dengan bentuk bodi Toyota Supra A80 yang cenderung rendah. Lantas, apa jadinya dengan sebuah MPV berkapasitas 7 penumpang?


 

 

 

Mengutip dari Autoindustriya.com, seorang pemilik Toyota Innova dari Indonesia melakukan modifikasi yang terbilang ekstrim. Ia menjejalkan mesin 2JZ pada mobil medium MPV tersebut.

 

Ya, mesin ini berkonfigurasi 6-silinder inline turbocharger bertenaga lebih dari 400 hp. Tentu untuk memasangnya dilakukan beberapa penyesuaian, terlebih pada bagian sasis.

Modifikasi Lain


 

Tak hanya itu, ubahan lain juga dilakukan di sektor kaki-kaki. Toyota Innova ini sekarang ditopang oleh 4 buah velg Volk Rays TE37 18 inci berbalut ban Yokohama Neova berukuran 265/45. Kemungkinan besar ada penyesuaian di bagian suspensi.

 

Masuk ke interior, kabin Toyota Innova ini tampak lebih sporty dengan jok bucket-seat keluaran Recaro di bagian depan. Bangku tengah masih ada, sedangkan baris ketiga dihilangkan dan diganti dengan roll-cage. Tak disebutkan biaya modifikasi mobil itu, yang jelas nominalnya besar.


Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo


Rss_feed