|
|
comments (0)
|
PT Rifan Finacnindo - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong perusahaan pelat merah untuk membenahi rantai pasokan (supply chain) di Indonesia. Salah satunya melalui akusisi perusahaan luar negeri.
Pada Jumat (17/7/2020), Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara menandatangani nota kesepahaman terkait kerjasama lingkungan ekonomi untuk mendukung BUMN Go global.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa penandatangan nota kesepahaman itu sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo, yaitu fokus diplomatik negara yang tidak hanya secara politik, tetapi untuk mengembangkan tapak tilas dunia usaha Indonesia.
Dia menjelaskan, terdapat dua tujuan program BUMN Go Global yaitu pemasaran produk BUMN ke ranah internasional dan inisiatif untuk berpartisipasi dalam memperbaiki rantai pasokan Indonesia.
“Kami akan pasarkan produk-produk BUMN yang ada saat ini, dan sudah diakui banyak negara, misal hasil produksi vaksin oleh Biofarma atau di pertahanan kami juga sudah ada pengakuan di beberapa negara Asia Tenggara dan banyak hal lagi yang bisa kami tingkatkan,” ujar Erick pada acara penandatanganan MoU Kementerian Luar Negeri dengan Kementerian BUMN, Jumat (17/7/2020).
Sementara itu, Erick menjelaskan bahwa selama ini Indonesia masih hanya menjadi target pasar dari negara lain.
Dengan demikian, sejalan dengan adanya nota kesepahaman itu diharapkan dapat memperbaiki ekosistem bangsa dengan salah satunya membenahi rantai pasokan yang ada.
“Jadi dengan adanya akuisisi beberapa perusahaan yang ada di luar negeri ini tujuannya simpel untuk memperbaiki supply chain bukan hanya gaya-gayaan saja,” papar Erick.
Dia pun mengatakan akan segera merealisasikan hal yang telah disepakati dengan Kementerian Luar Negeri agar bermanfaat bagi negeri dan menjadikan Indonesia setara dengan negara luar.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa sejak pandemi Covid-19, kerja sama Kemenlu dengan Kementerian BUMN sudah sangat intensif. Kemenlu siap mendukung program BUMN Go Global.
Adapun, dia menjelaskan, penandatanganan ini bermula dari kunjungannya ke Biofarma dan diskusi dengan Wakil Menteri 1 BUMN Budi Gunadi Sadikin terkait kinerja perusahaan medis itu di luar negeri, antara lain pengadaan dan pengembangan vaksin, serta merancang pre clearance medical information (PCMI).
“Pak Menteri dapat kami laporkan juga bahwa kita juga sudah siap berkolaborasi di bidang energi, jadi kesehatan (sekarang), selanjutnya energi, dan kerja sama lainnya,” ujar Retno.
Dengan penandatanganan nota kesepahaman itu, Kemenlu dan Kementerian BUMN akan membuat tim bersama untuk program BUMN Go Global untuk mendukung pengembangan dan ekspansi BUMN di pasar global.
Selain itu, tim itu nantinya akan mengidentifikasi bersama peluang-peluang investasi baik inbound maupun outbound yang diharapkan dapat bermanfaat bagi Indonesia.
Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Finacnindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan financindo - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mematok pertumbuhan ekonomi Jabar lompat ke 9% pada 2021 pasca pandemi COVID-19 berakhir. Sementara tahun ini diperkirakan hanya tumbuh 2-3%.
"Kita optimis sampai akhir Desember, Jawa Barat masih bisa positif minimal di 2% sampai 3% dan berharap 2021 lompat ke 9%, ada euforia. Kemudian normal lagi 5% di tahun-tahun berikutnya," kata dia dalam acara DBS Asian Insights Conference 2020 di saluran YouTube DBS Indonesia, Kamis (16/7/2020).
Ekonomi Jabar, lanjut dia bakal terancam tumbuh negatif jika pemulihan (recovery) ekonomi tidak segera dilakukan.
"Nah hasil kajian dari UNPAD mengatakan bahwa kalau kita tidak melakukan tindakan recovery ekonomi sambil melawan COVID maka Jawa Barat di akhir tahun pertumbuhan ekonominya bisa minus di bawah 0, dan kembali positifnya itu cukup lama," jelasnya.
Dia menjelaskan ekonomi Jabar dibuka menyesuaikan kondisi di masing-masing zona. Jika zona hitam atau kritis maka hanya 10% yang boleh buka, yaitu ekonomi yang bersifat esensial. Kemudian kalau merah hanya 30% aktivitas ekonomi yang dibuka, zona kuning 60%, zona biru 90% kecuali pendidikan, dan zona hijau 100%.
Sekarang, lanjut dia bahwa 80% wilayah Jabar, ekonominya sudah dibuka kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
"Jawa Barat optimis menjadi provinsi pertama yang bisa move on menuju provinsi yang ekonominya bisa positif dan mengalami percepatan recovery," tambahnya.
Sumber: Finance.detik
PT Rifan financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Acara gowes massal diselingi hiburan dangdut di Desa Kalijurang, Tonjong, Brebes, Jawa Tengah pada Minggu (12/7) pagi, menjadi sorotan publik. Digelar dengan mengumpulkan ribuan orang di saat pandemi, bahkan Bupati Brebes tampil menyanyi dan bergoyang ria di panggung hiburan acara tersebut.
Bupati Brebes, Idza Priyanti selaku Ketua Gugus Tugas COVID-19 hadir sebagai undangan. Tidak hanya ikut gowes, Idza Priyanti juga menghibur para peserta dengan menyanyikan lagu dangdut berjudul 'Kereta Malam'. Dengan goyangan khas dangdut, Idza tampak samangat dan membuat peserta ikut bergoyang.
"Pesertanya sekitar seribuan orang. Selain gowes juga diadakan seman massal ibu-ibu dan pembagian sembako. Ada juga hiburan dangdut dan donor darah," ujar Kades Kalijurang, Edi Riyanto.
Kegiatan itu akhirnya menuai protes. Tri Murdiningsih, anggota Pansus COVID-19 DPRD Brebes menilai, Bupati telah bertindak ceroboh karena telah menghadiri acara ini. "Secara pribadi saya menilai pemahaman bupati pada surat edaran yang dibuat dan ditandangani akan tumpul," tegas Tri Murdiningsih melalui sambungan telepon.
"Ini yang sekolah saja belum boleh, malah kumpul kumpul di lapangan sambil dangdutan," imbuhnya.
Wakil Ketua DPRD Brebes Teguh Wahid Turmudi juga angkat bicara. Menurutnya, kalau nanti ada dampak dari kegiatan itu, panitia harus bertanggung jawab, termasuk munculnya klaster baru COVID-19. "Bila muncul klaster baru harus ikut tanggungjawab," tegas Teguh Wahid.
Namun kepala Kepala Dinas Komunikasi Infornasi dan Statistik (Kominfotik) Brebes, Tatag Koes Adiyanto menegaskan, kehadiran Bupati Brebes di acara Gowes adalah untuk mengedukasi warga tentang Pandemi Covid-19.
"Kehadiran Bupati pada kegiatan tersebut justru bermaksud untuk mengedukasi masyarakat Kalijurang agar memakai masker, jaga jarak dan tingkatkan imun tubuh," jelas Tatag Koes Adiyanto.
Bahkan dalam sambutannya, Bupati menganjurkan peserta agar tetap pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun. "Namun pada saat Bupati hendak bernyanyi dan memberikan sambutan maka Bupati menurunkan masker ke lehernya agar suaranya terdengar jelas" papar Tatag.
Selain itu, Bupati juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, atas kehadirannya di acara gowes yang digelar Karang Taruna Desa Kalijurang tersebut.
"Kepada Gubernur, Bupati telah menyampaikan bahwa kedepannya akan lebih selektif dan perketat protokol kesehatan di berbagai kegiatan agar terhindar dari COVID-19," pungkas Tatag.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memang telah menegur keras Bupati Brebes atas kehadirannya di acara tersebut.
"Barusan saya dilapori teman-teman di Brebes, ada masyarakat dan kades yang lapor saya. Langsung saya lihat berita dan videonya. Lho, itu kan berbahaya," kata Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (12/7).
Dari laporan yang diterima Ganjar, ia kemudian melihat sendiri video acara tersebut. Menurut Ganjar, acara yang dihadiri Bupati Brebes itu berbahaya. "Saya lihat videonya, itu berbahaya," tegas Ganjar.
"Saya WA Bupati dan Wakilnya agar acara-acara massal jangan dulu," imbuhnya.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Nasi goreng kerap kali dihindari saat santap sahur. Kandungan minyaknya yang cukup tinggi dianggap bikin cepat haus saat menjalani puasa.
Dokter gizi dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI-RSCM), Prof Dr dr Saptawati Bardosono, SpGK, MSc, mengatakan nasi goreng sebenarnya masih baik jika dijadikan santapan sahur, tetapi harus diimbangi dengan sayur-sayuran.
Menurut Prof Saptawati, meminum air putih lebih banyak saat sahur bisa menjadi salah satu cara antisipasi agar tidak cepat haus saat menjalani puasa akibat memakan nasi goreng.
"Lemak dari minyak yang digunakan untuk menggoreng akan membuat rasa kenyang bertahan lama." jelasnya.
"Namun, benar akan meningkatkan rasa haus, karena itu usahakan minum air putih ekstra satu gelas saat sahur," tuturnya.
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Perburuan ular sanca yang melilit ABG Y (13) hingga tewas di Serpong, Tangerang Selatan, membuahkan hasil. Ular sanca berukuran 4 meter itu ditangkap tadi malam.
"Iya, jadi sementara tadi malam sudah tertangkap dua ekor. Yang satu 4 meter, yang satu 3 meter. Jadi dugaan yang melilit (ABG), salah satu ular yang ada di sini," ujar Danru Rescue Regu A Damkar Tangsel, Darusalam, kepada wartawan, Jumat (10/7/2020).
Darusalam menuturkan, dua ular sanca itu ditangkap pada pukul 23.00 WIB, Kamis (9/7), dan dini hari tadi pukul 02.00 WIB. Saat ini dua ular tersebut ada di kantor Damkar Tangsel.
"Yang panjang 4 meter ditemukan bersama warga pukul 23.00 WIB. Yang ukuran 3 meter pukul 02.00 WIB," jelasnya.
Dia menerangkan, sanca itu teridentifikasi sebagai ular yang melilit ABG hingga tewas berdasarkan ukurannya.
"Untuk sementara dari ukurannya untuk 4 meter itu kan sudah bisa melilit ukuran tubuh manusia, tenaganya juga luar biasa. Ular masih hidup, cuma kayaknya yang panjang agak sakit, warga nangkepnya ditarik, jadi lagi sakit," jelas dia.
Untuk saat ini, pihak Damkar tetap bersiaga apabila ada laporan warga lagi terkait penemuan ular di lokasi kejadian ABG dililit ular.
Sebelumnya, pihak Damkar sudah melakukan perburuan ular selama tiga hari. Pencarian membuahkan hasil di hari ketiga dengan tangkapan dua ular.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - PT Bursa Efek Indonesia menegaskan implementasi penawaran umum saham perdana secara elektronik atau electronic initial public offering (e-IPO) akan dilakukan pada awal tahun depan. Adapun e-IPO akan membuat proses penawaran umum menjadi lebih transparan.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo menyampaikan aturan pelaksanaan e-IPO telah ditetapkan oleh OJK pada awal bulan ini. Nantinya, seluruh perusahaan sekuritas Anggota Bursa (AB) diwajibkan untuk memberlakukan e-IPO dalam bisnis penjaminan emisi.
“Ditetapkan 1 Juli 2020, diberlakukan 6 bulan kemudian. Berarti mulai wajib tanggal 1 Januari 2021,” kata Laksono kepada Bisnis, Kamis (9/7/2020).
Adapun, aturan pelaksanaan e-IPO tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 41/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk Secara Elektronik tertanggal 2 Juli 2020.
Dalam aturan tersebut, ketentuan e-IPO mulai berlaku bagi emiten yang menyampaikan pernyataan pendaftaran kepada OJK setelah 6 bulan terhitung sejak POJK diberlakukan.
OJK mencatat aturan e-IPO dikeluarkan untuk meningkatkan ketersebaran investor, meningkatkan jumlah investor publik, dan untuk meningkatkan akuntabiitabilitas serta transparansi dalam penentuan harga penawaran umum.
“Perlu untuk menerapkan teknologi dalam proses book building dan penawaran efek dalam penawaran umum,” tulis OJK.
Lebih lanjut, dalam penawaran umum dengan menggunakan sistem penawaran umum elektronik nanti calon emiten dapat memproses pencatatan saham di bursa, mulai dari mengunggah dokumen hingga melakukan penawaran dan menerima pesanan (bookbuilding).
Calon emiten pun wajib mengalokasikan sejumlah tertentu dari efek yang ditawarkan untuk penjatahan terpusat ritel.
Selanjutnya apabila terjadi kekurangan pemesanan pada penjatahan pasti atau fix allotment yang biasanya diisi oleh investor institusi, sisa efek yang dialokasikan pada penjatahan pasti harus dialokasikan ke penjatahan terpusat.
Adapun, masa penawaran efek dilakukan paling singkat selama 3 hari kerja dan paling lama 5 hari kerja.
Penyelesaian pemesanan efek wajib dilaksanakan setelah diterbitkannya hasil penjatahan efek dan paling lambat sebelum pencatatan di BEI.
Selanjutnya, apabila distribusi efek dari penyedia sistem tidak memenuhi kewajiban penyediaan dana maka BEI dapat memberikan larangan sementara perdagangan ke penjamin emisi yang merupakan AB.
|
|
comments (0)
|
PT RIfan Financindo - Pemerintah telah melonggarkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini jadi kabar baik bagi berbagai lini bisnis yang terpuruk gegara COVID-19, tak terkecuali perhotelan.
Meski menunjukkan tren peningkatan hunian dibanding masa PSBB, akan tetapi sektor ini belum bisa dikatakan membaik apalagi pulih dalam waktu dekat.
"Okupansi (tingkat hunian) dari bulan April ke Mei itu memang naik, orang kan langsung, asosiasi bilang ini pertanda bagus, padahal belum, padahal sebetulnya belum. Kenapa? Karena memang belum mencapai tingkat idealnya," ujar Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto, Rabu (8/7/2020).
Berdasarkan laporan Colliers International Indonesia sepanjang kuartal II-2020 ini, tingkat hunian atau okupansi hotel di Jakarta, Surabaya hingga Bali mengalami penurunan drastis. Okupansi hotel di Jakarta sepanjang April 2020 turun hingga menjadi sekitar 18%, Bali lebih parah lagi, tak sampai 5% dan Surabaya turun menjadi sekitar 10-15%.
Begitu memasuki bulan Mei 2020, okupansi hotel mengalami sedikit kenaikan okupansi. Jakarta naik menjadi 20%, Bali menjadi 5% dan Surabaya menjadi 16-17%.
"Memang ada peningkatan dibanding sebelumnya, tapi saya pikir itu peningkatan sesaat tapi belum menunjukkan sektor ini benar-benar pulih," sambungnya.
Menurut Ferry, angka peningkatan okupansi pada Mei 2020 itu akan stagnan sampai paling tidak vaksin ditemukan. Hal ini kemudian berpengaruh terhadap rata-rata harga sewa hotel per malamnya.
Harga sewa hotel di Jakarta, Surabaya dan Bali saat ini terus mengalami penurunan. Data terakhir, harga sewa Mei 2020 mengalami sedikit penurunan dibanding April 2020. Rata-rata harga sewa hotel saat itu hanya mencapai US$ 50 setara Rp 700.000/malam (kurs Rp 14.000/US$) dari rata-rata April US$ 60 atau Rp 840.000/malam.
Demikian juga dengan Bali, dari rata-rata April US$ 50 menjadi US$ 48/malam. Sedangkan Surabaya, masih sama dengan rata-rata April 2020 yakni senilai US$ 25/malam. Penurunan harga sewa hotel sudah mulai terjadi sejak Februari 2020 lalu, yang mana belum ada laporan kasus Corona di Indonesia saat itu.
"Harga sewa hotel diperkirakan belum akan ada kenaikan yang signifikan, terlebih apabila vaksin masih belum ditemukan. Orang akan berpikir ulang sebelum memutuskan untuk bepergian dan menginap di hotel," ungkapnya.
Sumber: markt.bisnis
PT RIfan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Bursa Eropa tergelincir ke zona merah pada awal perdagangan hari ini, Selasa (7/7/2020), seiring dengan melemahnya bursa saham global.
Berdasarkan data Bloomberg, indeks Stoxx Europe 600 melorot 0,7 persen pukul 8.08 pagi waktu London (pukul 14.10 WIB).
Sejalan dengan Stoxx, kontrak berjangka indeks S&P 500 AS turun 0,6 persen, indeks MSCI Asia Pacific terkoreksi 0,5 persen, dan indeks MSCI Emerging Market melemah 0,6 persen.
Setelah mampu naik tajam lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan Senin (6/7/2020), indeks Stoxx tertekan pelemahan saham bank dan emiten perawatan kesehatan.
Rilis data terkini menunjukkan produksi industri di Jerman untuk bulan Mei 2020 naik lebih kecil dari perkiraan. Fakta tersebut menggarisbawahi tantangan-tantangan yang dihadapi ketika kawasan tersebut bangkit dari lockdown.
Meski demikian, indeks Shanghai Composite mampu melanjutkan penguatannya untuk perdagangan hari keenam beruntun dan nilai tukar yuan offshore menguat hingga ke level 7 per dolar AS, untuk pertama kalinya sejak Maret.
Investor tampak mengambil jeda setelah mendorong kenaikan besar untuk pasar saham pada awal pekan ini meskipun peningkatan laju kasus Covid-19 secara global menimbulkan kekhawatiran tentang gelombang baru.
Lonjakan bursa saham China pada Senin (6/7) membantu mendorong saham global ke level tertinggi sejak awal Juni, dengan para pedagang menaruh keyakinan pada pemulihan ekonomi yang didukung oleh stimulus bank sentral dan pemerintah negara-negara di dunia.
Namun, kenaikan lebih lanjut bisa saja menjadi lebih berat sebelum dimulainya musim rilis laporan kinerja keuangan korporasi untuk kuartal kedua.
Menurut Kepala strategi pasar global di Invesco Kristina Hooper, kendati pasar saham tidak dikaitkan dengan ekonomi dalam beberapa bulan terakhir, ada potensi bahwa musim laporan keuangan dapat menyatukannya kembali meskipun sementara.
“Dan membuat saham lebih sensitif terhadap kenaikan laju infeksi serta kemungkinan kurangnya stimulus fiskal,” sambung Hooper, dikutip dari Market Watch.
Berbanding terbalik dengan bursa saham, indeks dolar AS rebound dan bergerak positif bersama kenaikan obligasi Treasury AS dan sebagian besar obligasi Eropa.
Sumber: markt.bisnis
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Harga emas Antam atau logam mulia Antam dalam sepekan terakhir, Sabtu (27 Juni-4 Juli) ternyata mampu memberikan gain atau keuntungan hingga Rp 18.000/gram. Pada Sabtu pekan sebelumnya (27/7), harga emas Antam Rp 854.120/gram, sementara Sabtu pekan lalu (4/7) harganya Rp 872.120/gram.
Kenaikan harga emas Antam sepekan ini terjadi di tengah meningkatnya jumlah kasus terinfeksi virus corona secara global yang mencapai lebih dari 11 juta orang, memicu kekhawatiran ekonomi dunia masuk jurang resesi sehingga meningkatkan aset-aset aman seperti emas.
Jika dihitung hingga Jumat lalu (3/7), harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ini naik sebesar Rp 16.000 atau 1,87% menjadi Rp 870.120/gram dari Rp 854.120/gram pada Sabtu (27/6).
Mengacu data Refinitiv, kenaikan harga emas Antam seiring dengan naiknya harga emas dunia di pasar spot sepekan ini yang juga naik sebesar US$ 4,17 atau 0,24% ke level US$ 1.774,79/oz pada penutupan Jumat dini hari atau Sabtu waktu Indonesia, dari US$ 1.770,62/oz pada penutupan perdagangan Jumat sebelumnya (26/6).
Sentimen positif harga emas juga didukung oleh rencana stimulus besar-besaran sejumlah negara dan pelonggaran moneter lebih lanjut oleh beberapa bank sentral di seluruh dunia.
Langkah-langkah stimulus besar-besaran inilah yang cenderung mendukung harga emas karena dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang. Emas adalah investasi yang menarik selama periode ketidakpastian politik dan ekonomi.
Pada perdagangan Sabtu lalu (4/7), harga emas Antam naik 0,23% sebesar Rp 2.000ke Rp 872.120/gram dari posisi harga Jumat yakni Rp 870.120/gram.
Adapun khusus harga 1 gram emas Antam naik Rp 2.000 ke Rp 930.000/gram setelah menguat Rp 13.000 ke Rp 928.000/gram pada hari Jumat lalu.
Harga acuan emas Antam yang dipakai ialah emas Antam 100 gram. Untuk harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram yang lumrah dijadikan acuan transaksi secara umum naik sebesar 0,23% berada di Rp 87,212 juta (Rp 872.120/gram) dari harga sebelumnya Rp 87,012 juta per batang.
Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik 0,36% atau Rp 3.000 ditetapkan pada Rp 828.000/gram, dari posisi kemarin Rp 825.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.
Di tengah tren kenaikan harga emas Antam dan dunia ini, akankah pada perdagangan Senin ini (6/7) harga emas bakal melonjak lagi?
Harga Emas Antam Sepekan
Hari Date Emas Antam (Rp/gram) Change
Sabtu 27/06/2020 Rp 854,120 1.52
Senin 29/06/2020 Rp 853,120 -0.12
Selasa 30/06/2020 Rp 860,120 0.82
Rabu 01/07/2020 Rp 861,120 0.12
Kamis 02/07/2020 Rp 857,120 -0.47
Jumat 03/07/2020 Rp870,120 -
Senin 29/06/2020 Rp853,120 -0.12
Sumber: cnbcindonesia
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Kaum ibu mendominasi investasi surat berharga negara ritel yang diterbitkan oleh pemerintah pada 2018—2019.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengungkapkan jumlah investor surat berharga negara (SBN) ritel saat ini sebanyak 163.557 orang.
Jumlah itu terdiri atas 70.012 investor surat utang negara (SUN) dan 56.270 investor surat berharga syariah negara (SBSN).
Berdasarkan profesi, Deni menyebut pegawai swasta mendominasi profil investor SBN. Pihaknya menilai kondisi itu sejalan dengan upaya mereka dalam mengelola rencana keuangan.
Setelah pegawai swasta, investor SBN ritel dari kalangan wiraswasta menempati posisi kedua. Dia menyebut investasi oleh para pengusaha di instrumen itu sebagai upaya diversifikasi risiko.
“Posisi ketiga ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga selalu masuk peringkat ketiga investor terbesar dalam penerbitan obligasi ritel,” jelas Deni dalam seminar daring, Kamis (2/7/2020).
Deni menyebut dominasi kaum perempuan lebih besar dalam berinvestasi dibandingkan dengan pria. Menurutnya, para ibu lebih sadar akan pentingnya investasi.
“Apakah mungkin bisa jadi karena selama ini yang mengelola keuangan atau Menteri Keuangan adalah ibu-ibu, sehingga ibu-ibu yang menentukan kapan berinvestasi dan berapa jumlahnya,” paparnya.
Sebelumnya, DJPPR melaporkan completed transactions senilai Rp4,79 triliun untuk obligasi negara ritel (ORI) seri ORI017 hingga Kamis (25/6/2020) pukul 10:00 WIB. Nilai itu berasal dari 14.699 investor.
Adapun, investor terbesar dari kalangan wiraswasta 45,7 persen, pegawai swasta 24,5 persen, dan ibu rumah tangga13,1 persen. Penawaran ORI017 berlangsung pada 15 Juni 2020 dan ditutup 9 Juli 2020.
ORI017 memiliki kupon tetap 6,40 persen per tahun dengan tenor selama 3 tahun. Dengan minimum Rp1 juta dan maksimum Rp3 miliar, seluruh investor warga negara Indonesia (WNI) dapat berinvestasi di dalam ORI017.
Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo