|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Pecah ketuban menjadi salah satu tanda-tanda melahirkan semakin dekat, Bunda. Nah kira-kira setelah pecah ketuban, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mulai proses persalinan?
Dijelaskan ahli ginekologi Valinda Riggins Nwadike, MD, MPH, cairan ketuban terdiri dari hormon, nutrisi, dan antibodi. Ini adalah bantalan pelindung untuk bayi yang mulai terkumpul sekitar 12 hari setelah pembuahan. Cairan ini bertanggung jawab untuk menjaga bayi tetap hangat dan untuk membantu mengembangkan paru-paru, sistem pencernaan, dan bahkan sistem muskuloskeletal.
"Tetapi setelah minggu ke 23, bayi Anda tidak terlalu bergantung pada cairan ketuban untuk bertahan hidup. Sebaliknya, mereka menerima nutrisi dan oksigen dari plasenta Anda," kata Nwadike, dilansir Healthline.
Setelah itu, kantung ketuban berubah fungsi sebagai perlindungan saja. Namun, jika kantungnya rusak, bayi lebih rentan terhadap infeksi dan risiko lainnya, seperti prolaps tali pusat.
"Berapa lama bayi dapat hidup setelah air ketuban pecah tergantung pada sejumlah faktor, sehingga benar-benar tidak ada jawaban langsung terkait semua hal yang dipertimbangkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Nwadike mengatakan dalam kasus ketuban pecah saat kehamilan belum mencapai 37 minggu, atau disebut ketuban pecah prematur (PPROM), bayi dapat bertahan hidup selama berminggu-minggu dengan pemantauan dan perawatan yang tepat, namun harus di rumah sakit.

Doctor examining belly of expectant mother in hospital room. Thailand.Doctor examining belly of expectant mother in hospital room. Thailand./ Foto: iStock
Hanya saja, dokter juga akan mempertimbangkan untuk melahirkan bayi lebih awal daripada membuat mereka terkena infeksi dan komplikasi lainnya. Dan sebelum bayi lahir, dokter dapat memberi Bunda obat untuk mencegah infeksi serta steroid untuk membantu paru-paru bayi berkembang.
"Jika air ketuban Anda pecah sebelum minggu 37, Anda kemungkinan akan dirawat di rumah sakit untuk pemantauan," ucap Nwadike.
Sementara itu, jika ketuban pecah saat bayi berusia 37 minggu kehamilan, paling aman untuk menunggu 48 jam atau kadang lebih lama untuk memulai persalinan. Tetapi biasanya ada pula yang melakukan persalinan dalam 24 jam ke depan.
"Kuncinya adalah pemantauan. Jika air ketuban pecah dan Anda tidak mendapatkan perhatian medis, bayi Anda dapat menghadapi beberapa risiko serius dan bahkan mati. Anda juga berisiko terinfeksi dan komplikasi lainnya," tutur Nwadike.
Sumber: haibunda
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Indeks harga saham gabungan bergerak ke zona hijau pada pembukaan perdagangan Selasa (30/6/2020). Ada tiga emiten BUMN yang memimpin daftar dengan volume transaksi saham paling banyak.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung tancap gas sejak pembukaan perdagangan, Selasa (30/6/2020). Laju indeks menembus level resistance 4.939,840 dan menguat 0,55 persen hingga pukul 09:15 WIB.
Hingga pukul 10.33 WIB, kenaikan IHSG melambat ke 0,42 persen di level 4.922,42. Volume transaksi saham mencapai 3,68 miliar saham dengan nilai Rp2,65 triliun. Sebanyak 204 saham menghijau, 164 terkoreksi, dan 143 stagnan pada awal perdagangan.
Baca Juga : IHSG Menguat ke Level 4.923, Ini Sektor Pendorongnya
Tiga saham yang paling banyak diperdagangkan pagi ini ialah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) sebanyak 157,1 juta saham, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sejumlah 95,9 juta saham, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) sebesar 80,8 juta saham.
Saham PGAS berhasil menguat 0,87 persen ke Rp1.160, BBTN naik 2,82 persen menuju Rp1.275, sedangkan saham TLKM koreksi 3,46 persen ke Rp3.070. Ketiganya merupakan entitas saham BUMN.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengungkapkan IHSG mendapat dorongan dari sejumlah sentimen positif. Salah satunya kenaikan Dow Jones Industrial Average (DJIA) 2,32 persen dan EIDO 0,17 persen pada sesi Senin (29/6/2020).
Baca Juga : Window Dressing Akhir Juni Dorong IHSG, Saham Emiten Milik Erick Thohir Terbang
Selain itu, Edwin menyorot adanya kenaikan harga komoditas seperti minyak mentah 3,88 persen. Pihaknya menyebut ada kemungkinan window dressing oleh para fund manager pada sesi penutupan kuartal II/2020.
“Kami percaya hal itu dapat mengangkat IHSG di mana pada saat yang sama masih ada banyak saham undervalued yang dapat dibeli secara selektif oleh investor,” ujarnya melalui riset harian, Selasa (30/6/2020).
Dalam riset harian Selasa (30/6/2020), Associate Direktur of Research and Investment Pilarmas Sekuritas Maximilianus Nico Demus meliat IHSG berpeluang bergerak variatif. Indeks menurutnya berpotensi menguat dan akan ditradingkan di level 4.835—4.995.
Sumber: markt.bisnis
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah berencana memperpanjang waktu penempatan dana negara di empat bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank BTN.
Dia bilang perpanjangan waktu penempatan uang negara juga sesuai keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat ini, dana pemerintah sebesar Rp 30 triliun ditempatkan selama tiga bulan.
"Jangka waktu penempatan tiga bulan dan akan diperpanjang. Presiden minta diperpanjang," kata Sri Mulyani di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (29/6/2020).
Rencana perpanjangan ini, dikatakan Sri Mulyani usai pemerintah melakukan evaluasi mengenai program penyaluran kredit dari dana tersebut. Sebab, dana pemerintah yang ditempatkan di Himbara ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dari pandemi Corona.
"Kita terus monitoring per bulan ke masing-masing bank bagaimana penggunaan dana tersebut. Sehingga mekanismenya adalah revolving dengan penempatan dana tiga bulan di-revolve untuk nanti enam bulan dan seterusnya," ujarnya.
Selain itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan pemerintah meningkatkan pengawasan program penempatan dana di bank pelat merah ini. Bahkan, dikatakan dirinya pemerintah sudah melibatkan banyak aparat penegak hukum, seperti Kejaksaan Agung, Kepolisian, BPK hingga BPKP.
"Monitoring dan pengawasan dilakukan oleh aparat tersebut kebijakan dilakukan secara transparan, keputusan penyaluran dana secara terbuka, dan untuk pelaksanaan monitoring di internal Kemenkeu dan BPKP, aparat penegak hukum juga bisa turun," ungkapnya.
Sumber: Finance.detik
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menembus level 5.000 pada perdagangan Jumat (26/6/2020).
Dalam riset hariannya, Analis Samuel Sekuritas William Mamudi mengatakan pergerakan IHSG masih membentuk doji-doji berkepanjangan. Hal tersebut membuat peluang IHSG bergerak ke level 5.000 cukup terbuka.
"Pergerakan ini memberi indikasi sideways market 4.000-5.100 dan masih akan berlanjut menjelang penutupan," tulisnya dalam riset tersebut.
Mengakhiri perdagangan Kamis (25/6/2020), IHSG melemah 1,37 persen ke level 4.896,73.
Berdasarkan analisis teknikal, Samuel Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor dapat melakukan swing trading atau strategi trading dengan menahan saham selama periode 3 bulan dengan menambah saham BBCA dan ICBP serta mengurangi saham PGAS dan AKRA.
Sementara itu, Samuel Sekuritas Indonesia juga merekomendasikan trading buy INCO, SCMA, JSMR, dan trading sell EXCL hari ini. Berikut adalah penjelasannya:
INCO
Uptrend line INCO patah, dan kini INCO membentuk candle-candle doji dekat flip level 2.700. Potensi akan INCO tertahan pada flip level, dan sideways market 2.700-3.050 berlanjut.
SCMA
SCMA melanjutkan uptrend momentum pasca technical rebound dari flip level 900. Target teoritis bisa pantau level resisten 1.160-1.200.
JSMR
JSMR kembali breakout di atas level resisten 4.260, dan kini melanjutkan uptrend momentum. Selama uptrend line ini tidak patah, target resisten berikutnya bisa perhatikan level 4.800-4.900.
EXCL
EXCL tertahan pada level resisten 2.800, dan kembali tertekan. Potensi untuk EXCL uji uptrend line pada kisaran level 2.500- 2.600.
Sumber: markt.bisnis
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Bursa Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan bursa Amerika Serikat menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap lonjakan kasus positif virus corona pada sejumlah negara bagian di AS.
Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis (25/6/2020), indeks Kospi Korea Selatan dibuka terkoreksi sebesar 1,7 persen disusul oleh bursa Topix Jepang turun 1 persen Sementara itu, indeks S&P/ASX200 Australia juga melemah 0,5 persen setelah indeks berjangka S&P 500 anjlok 2,6 persen.
Salah satu sentimen pemberat pergerakan saham hari ini kekhawatiran investor terhadap kenaikan kasus positif virus corona di sejumlah negara. Hal tersebut dapat membuat pemerintah negara memperlambat atau bahkan membatalkan pembukaan kembali kegiatan ekonomi.
Selain itu, muncul potensi adanya ketegangan di sektor perdagangan antara Uni Eropa dengan Amerika Serikat. Pemerintah AS mempertimbangkan untuk memberi tarif sebesar US$3,1 miliar untuk ekspor barang dari Perancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris.
Pada saat yang sama, AS juga berencana untuk menetapkan tarif ekspor baru kepada barang ekspor lain seperti zaitun, bir, dan truk serta menambah bea masuk untuk barang lain seperti pesawat, keju, dan yogurt. Di sisi lain, Uni Eropa berencana untuk melarang turis asal AS masuk ke negara-negara anggotanya.
Portfolio Manager di Wells Fargo Asset Management, Margie Patel mengatakan, pasar saham kembali merasakan sentimen negatif virus corona yang berpotensi memperlambat proses pembukaan kegiatan ekonomi dan menekan pergerakan saham.
"Pergerakan positif yang berlangsung sejak akhir Maret lalu sepertinya memang harus terkontraksi selama beberapa waktu," katanya.
Sementara itu, International Monetary Fund (IMF) telah merevisi outlook perekonomian dunia dan memperkirakan resesi akan kian dalam dan pemulihan yang berjalan lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
Berikut adalah pergerakan pasar lainnya:
Mata Uang
Nilai Yen Jepang terpantau di 107,04 per dolar AS.
Nilai Euro terpantau di US$1,1251
Nilai Yuan berada di angka 7,0809 per dolar AS.
Obligasi
Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun berada di posisi 0,67 persen.
Imbal hasil obligasi Australia tenor 10 tahun berada di posisi 0,88 persen.
Komoditas
Harga minyak West Texas Intermediate terpantau di US$38,41 per barel.
Harga emas naik 0,1 persen ke US$1.762,22 per ounce.
Sumber: markt.bisnis
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berhasil mengakhiri perdagangan dengan kenaikan 31 poin atau 0,22 persen ke level Rp14.130 per dolar AS, Rabu (24/6/2020).
Di awal perdagangan, nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 26 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.135 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,073 poin atau 0,08 persen ke level 96,573 pada pukul 08.50 WIB.
Penguatan terus bertahan hingga sesi I berakhir. Di pasar spot rupiah terpantau menguat 25 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.136 per dolar AS hingga pukul 11.37 WIB.
Sementara itu, kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.160 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (24/6/2020).
Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.160 per dolar AS, menguat 105 poin atau 0,74 persen dari posisi Rp14.265 pada Selasa (23/6/2020).
Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan dalam perdagangan kemarin, rupiah ditutup melemah tipis di 12 point di level 14.161 dari penutupan sebelumnya di level 14.149.
“Dalam perdagangan hari ini kemungkinan rupiah akan dibuka melemah namun di penutupan, mata uang garuda akan kembali menguat terbatas di range 14.145-14.180,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2020).
Ibrahim menyebut sejumlah faktor akan mewarnai pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini. Dari global, selain pandemi virus corona, dunia juga harus menghadapi masalah yang tidak kalah pelik yaitu friksi AS-China. Bukan tidak mungkin, perang dagang kedua negara bisa meletus lagi seperti tahun lalu.
Dari dalam negeri, proyeksi pertumbuhan ekonomi yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kurang menggembirakan bagi pasar. Perkiraan resesi yang didorong oleh potensi kontraksi di tiga kuartal berturut-turut bukan hal yang menggembirakan bagi pelaku pasar.
Namun pemerintah optimis tidak akan terjadi kontraksi produk domestik bruto (PDB) secara kuartalan. Pasalnya pemerintah telah berupaya memperpanjang stimulus berupa bansos dan BLT sampai akhir tahun 2020 sehingga konsumsi masyarakat masih akan terjaga apalagi. Terlebih, pusat perdagangan seperti pasar, mal dan perkantoran sudah kembali dibuka.
15:05 WIB
Kurs Rupiah Ditutup Menguat 31 Poin
Pergerakan nilai tukar rupiah berhasil berakhir terapresiasi 31 poin atau 0,22 persen ke level Rp14.130 per dolar AS, saat indeks dolar AS menanjak 0,149 poin atau 0,15 persen ke posisi 96,795.
14:32 WIB
Pukul 14.09 WIB: Kurs Rupiah Menguat 16 Poin
Nilai tukar rupiah menguat 16 poin atau 0,12 persen ke level Rp14.145 per dolar AS, saat indeks dolar AS naik tipis 0,09 persen atau 0,083 poin ke posisi 96,729.
13:47 WIB
Pukul 13.33 WIB: Rupiah Menguat 21 Poin
Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 21 poin atau 0,15 persen ke level Rp14.140 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,016 poin atau 0,02 persen ke level 96,662 pada pukul 13.36 WIB.
11:37 WIB
Pukul 11.33 WIB: Rupiah Menguat 25 Poin
Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 25 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.136 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat hanya 0,001 poin ke level 96,647 pada pukul 11.23 WIB.
10:08 WIB
Pukul 10.02 WIB: Rupiah Menguat 19 Poin
Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 19 poin atau 0,13 persen ke level Rp14.142 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,038 poin atau 0,04 persen ke level 96,608 pada pukul 09.53 WIB.
09:06 WIB
Pukul 09.00 WIB: Rupiah Dibuka Menguat 26 Poin
Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 26 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.135 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,073 poin atau 0,08 persen ke level 96,573 pada pukul 08.50 WIB.
Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Platform pembayaran digital asal Jerman, Wirecard menyebut bahwa US$ 2,1 miliar atau setara dengan Rp 29,61 triliun (kurs Rp 14.100/US$) kemungkinan tidak pernah ada di rekening mereka. Kenyataan itu semakin memperdalam krisis perusahaan tersebut.
Akibat skandal ini, CEO Wirecard Markus Braun mengundurkan diri setelah auditor EY mengatakan uang tunai yang nilainya setara seperempat dari aset perusahaan tidak dapat ditemukan. Sebelum dia berhenti, Braun mengklaim bahwa perusahaan telah jadi korban penipuan besar-besaran.
Pencarian untuk dana yang hilang telah difokuskan pada Filipina, tetapi Bank sentral Filipina mengatakan tidak ada uang masuk ke negara itu, setelah Bank Kepulauan Filipina (BPI) dan BDO Unibank mengatakan dokumen yang menunjukkan bahwa Wirecard telah menyetor dana ke mereka adalah palsu. Kedua bank besar di Filipina ini mengatakan Wirecard bukan klien mereka.
Wirecard masih berusaha keras untuk mencari uang untuk menjaga para kreditur tidak terlibat masalah lebih jauh. Wirecard mengatakan bahwa mereka telah menyewa bank investasi Houlihan Lokey untuk datang dengan strategi pembiayaan baru.
Dilansir CNN, Selasa (23/6/2020), skandal ini telah membuat saham Wirecard (WCAGY) jatuh pada awal perdagangan hari Senin. Saham telah anjlok lebih dari 85% selama tiga sesi perdagangan dan menghapus nilai pasar US$ 12,5 miliar.
Pada hari Senin, perusahaan menarik laporan neraca tahun 2019, kuartal I-2020 dan perkiraan laba untuk tahun 2020. Perusahaan menilai bahwa hasil keuangan dari tahun-tahun sebelumnya kemungkinan dapat terpengaruh.
Tentang perusahaan
Didirikan pada tahun 1999, Wirecard pernah dianggap sebagai salah satu perusahaan teknologi paling menjanjikan di Eropa yang memproses pembayaran untuk konsumen dan bisnis, hingga menjual layanan analisis data. Perusahaan yang hampir memiliki 6.000 karyawan di 26 negara di seluruh dunia itu melaporkan pendapatan lebih dari US$ 2,2 miliar pada 2018, atau lebih dari empat kali lipat dari 2013.
Saham mencapai angka tertinggi di atas US$ 213 pada September 2018, bulan yang sama Wirecard menggantikan Commerzbank (CRZBF) dalam daftar 30 perusahaan teratas Jerman. Pada titik itu, nilainya lebih dari US$ 26,9 miliar. Namun pada hari Senin kemarin, saham diperdagangkan serendah US$ 14,56.
Ledakan itu menyusul 18 bulan penuh gejolak bagi perusahaan yang diselingi oleh tuduhan penipuan dan pertanyaan atas praktik akuntansi. Pada Januari 2019, Financial Times melaporkan bahwa Wirecard memalsukan dan mengundurkan kontrak dalam serangkaian transaksi mencurigakan di Singapura. Namun perusahaan membantah laporan tersebut yang diperkuat dengan bantuan pelapor, tetapi sahamnya anjlok.
Pukulan lain terjadi akhir tahun lalu, ketika FT menerbitkan laporan dan dokumen perusahaan yang menunjukkan bahwa keuntungan dan penjualan Wirecard telah meningkat di Dubai dan Irlandia. Wirecard kembali membantah tuduhan itu. Tetapi penyelidikan oleh KPMG yang diterbitkan pada bulan April menemukan bahwa perusahaan tersebut tidak memberikan informasi yang cukup untuk sepenuhnya menjelaskan masalah yang diangkat oleh FT.
Sumber: markt.bisnis
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Juni sepertinya akan menjadi bulan keberuntungan bagi mata uang negara-negara Asia Tenggara. Namun, tak ada yang mencatat performa segemilang peso Filipina.
Kendati rupiah, baht Thailand, dan ringgit Malaysia menunjukkan penguatan, peso Filipina sejauh ini merupakan mata uang berkinerja terbaik sepanjang tahun 2020 dengan apresiasi sebesar 1 persen.
Rebound tersebut memperkecil pelemahan akibat dampak pandemi virus corona (Covid-19) yang ditanggung oleh hampir setiap mata uang Asia Tenggara tahun ini.
Rupiah, yang telah melonjak 15 persen sepanjang kuartal ini, bisa saja menantang penguatan peso karena permintaan asing yang kuat untuk obligasi Indonesia.
Berikut faktor-faktor utama yang berpotensi memengaruhi kinerja mata uang negara-negara Asia Tenggara pada paruh kedua, seperti dilansir dari Bloomberg.
Peso Filipina
Sebagian keunggulan peso disebabkan membaiknya neraca transaksi berjalan. Impor pada April 2020 mengalami penurunan terdalam sejak 2009 karena negara ini memberlakukan lockdown.
Meski demikian, Filipina menghadapi tantangan yang semakin besar akibat menurunnya transaksi pengiriman uang (remittance). Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) juga telah mengisyaratkan keprihatinan atas apresiasi peso dengan melakukan intervensi guna menghentikan penguatan lebih lanjut.
Investor dipastikan akan menunggu petunjuk tentang prospek mata uang ini dari pertemuan kebijakan BSP pada Kamis (25/6/2020). Bank sentral Filipina itu diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya setelah memangkas sebesar 125 basis poin sepanjang tahun ini.
Rupiah
Asing kembali memburu surat utang lokal, karena daya tarik imbal hasil tertinggi kedua di Asia, setelah menjual obligasi pemerintah bernilai sekitar US$9,5 miliar pada Februari dan Maret. Sejak itu, arus dana masuk tercatat telah mencapai US$996 juta sehingga berpotensi mendorong penguatan rupiah lebih lanjut.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) masih menganggap rupiah undervalued di tengah inflasi yang rendah dan ekspektasi bahwa defisit transaksi berjalan akan menyempit menjadi 1,5 persen tahun ini.
Namun, dalam jangka pendek penguatan rupiah mungkin akan terbatas setelah BI memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pekan lalu sehingga membuka peluang untuk pelonggaran lebih lanjut.
Baht Thailand
Nilai tukar baht Thailand telah menguat 5,8 persen sepanjang kuartal ini sekaligus mempersempit depresiasi sepanjang tahun 2020 menjadi 3,4 persen.
Surplus neraca berjalan Thailand mampu menjadi pendorong baht, meskipun menyusut karena tidak adanya pendapatan dari sektor pariwisata akibat lockdown. Namun, kenaikan harga emas telah memberi beberapa dukungan untuk pusat perdagangan emas batangan.
Tekanan terhadap apresiasi lebih lanjut baht kemungkinan akan datang dari Bank of Thailand. Bulan ini, bank sentral Thailand tersebut memperingatkan siap mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa penguatan baht tidak merugikan perekonomian.
Investor dipastikan akan mencermati pertemuan kebijakan pada Rabu (24/6/2020), dimana bank sentral diantisipasi akan mempertahankan suku bunga acuannya di 0,5 persen.
Dolar Singapura
Otoritas Moneter Singapura (MAS) mengelola kebijakan moneternya dengan mengendalikan nilai tukar dolar Singapura terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utamanya ketimbang menggunakan suku bunga seperti bank sentral lainnya.
Kendati relaksasi atas langkah-langkah pembatasan merupakan faktor positif untuk mata uang lokal, data yang dirilis pada Selasa (23/6/2020) diperkirakan akan menunjukkan inflasi inti telah memburuk lebih lanjut pada Mei.
Data itu kemungkinan akan mendukung sikap MAS untuk memungkinkan nilai tukar mata uang yang lebih lemah demi memacu ekonominya yang bergantung pada perdagangan. Sepanjang tahun ini, dolar Singapura telah turun lebih dari 3 persen.
Ringgit Malaysia
Harga minyak yang fluktuatif dan gejolak politik telah membebani ringgit Malaysia sekaligus mengantarkannya ke dasar peringkat mata uang Asia Tenggara sepanjang tahun ini.
Setelah jatuh lebih dari 5 persen pada kuartal pertama, kurs ringgit hampir tidak naik 1 persen pada kuartal kedua. Ringgit mungkin masih perlu berjuang mengingat FTSE Russell telah mempertahankan Malaysia dalam daftar pantauan untuk kemungkinan pengecualian dari Indeks Obligasi Pemerintah Dunia.
Data inflasi yang dirilis pada Rabu (24/6/2020) diharapkan akan memberi petunjuk tentang ekonomi Malaysia dan hasil apapun yang mengecewakan dapat berujung pada penurunan suku bunga lebih lanjut.
Sumber: markt.bisnis
PT Rifan Financindo
|
|
comments (0)
|
PT RIfan Financindo - Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Kamis (18/6/2020) karena lonjakan kasus Covid-19 di China dan sejumlah negara bagian AS memicu kekhawatiran gelombang kedua.
Berdasarkan data Bloomberg, indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 0,71 persen atau 2,61 poin ke level 363,41, dengan sektor wisata dan tambang menjadi penekan terbesar.
Pergerakan hari ini lebih dipengaruhi tumbuhnya kekhawatiran seputar pemulihan ekonomi setelah kasus baru Covid-19 tampak meningkat di sejumlah wilayah, ketimbang optimisme seputar stimulus.
Investor melepas kepemilikan aset berisiko risiko setelah kasus harian mencapai titik tertinggi baru di California dan Texas, dua negara bagian terpadat di AS
Sementara itu, jumlah kasus baru infeksi Covid-19 yang diduga dimulai di pasar buah dan sayur Xinfadi, Beijing, tercatat telah mencapai lebih dari 150 orang hingga Kamis (18/6).
Sebagai bagian dari langkah pengendalian, Beijing telah menutup sekolah-sekolah, memberlakukan pembatasan dalam kompleks perumahan, serta membatalkan banyak penerbangan.
Ekonom New York Life Investment Lauren Goodwin mengatakan pola arus sentimen masih tetap sama, di mana akan ada periode positif dan bahkan kegembiraan, dan kemudian ada saat-saat kekecewaan
"Segalanya mulai dari ekonomi, politik, pendapatan, dan kesehatan menjadi tidak pasti," ungkapnya, seperti dikutip Bloomberg.
Turut menyeret indeks Stoxx, saham Wirecard anjlok 61,8 persen menyusul perbedaan saldo kas US$2,1 miliar dalam laporan keuangan.
Stimulus moneter dan fiskal yang agresif dan data ekonomi lebih baik dari perkiraan telah membantu bursa Eropa menguat sekitar 36 persen dari posisi terendah Maret, tetapi analis mengatakan gelombang infeksi lain meningkatkan kekhawatiran atas peningkatan pembatasan dan membebani perilaku konsumen.
Sumber: Markt.bisnis
PT RIfan FInancindo
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Penyidik KPK memanggil memanggil 9 saksi terkait kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Para saksi dipanggil guna diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irzal Rinaldi Zailani.
"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka IRZ (Irzal Rinaldi Zailani)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (16/6/2020).
Ali menjelaskan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kasus dugaan korupsi PT DI dilakukan di gedung KPK, Jakarta dan Polrestabes Bandung, Jawa Barat. Sebanyak 8 saksi bakal diperiksa di Polrestabes Bandung dan seorang saksi diperiksa di gedung KPK, Jakarta.
Berikuit identitas kesembilan saksi yang panggil KPK dalam kasus dugaan korupsi di PT DI:
-Kadiv Perbendaharaan PT DI, Dedy Iriandy;
-Kadiv Produk, Jasa dan Purna Jual PT DI, Toto Pratondo;
-Staf Departemen Project Manager Office PT DI, Achmad Senjaya;
-Manajer Keuangan Teknologi dan Pengembang PT DI Tahun 2010-2013, Dedi Turmono;
-Staf Sales PT DI, Kabul Raharja;
-Divisi Sales Direktorat Niaga PT DI, Djajang Tarjuki;
-Divisi Sales Direktorat Niaga PT DI Tahun 2005-2015, Enang Suparman;
-Supervisor Sistem Senjata Utama PT DI, Chairul Anwar;
-Staf Keuangan PT Abadi Sentosa, PT Angkasa Mitra Karya dan PT Bumiloka Tegar Perkasa, Nurwasiah.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT DI Budi Santoso dan mantan Asisten Direktur Utama Bidang Bisnis Pemerintah PT DI Irzal Rinaldi Zailani sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran di PT DI pada 2007-2017. Kedua tersangka diduga melakukan korupsi dengan modus membuat kontrak fiktif.
"Mulai Juni 2008 sampai 2018, dibuat kontrak kemitraan/agen antara PT Dirgantara Indonesia (persero) yang ditandatangani oleh Direktur Aircraft Integration dengan Direktur PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa, PT Niaga Putra Bangsa, dan PT Selaras Bangun Usaha. Atas kontrak kerja sama mitra/agen tersebut, seluruh mitra/agen tidak pernah melaksanakan pekerjaan berdasarkan kewajiban yang tertera dalam surat perjanjian kerja sama," kata Ketua KPK Firli Bahuri di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/6).
KPK menyebut selama 2011 sampai 2018, keenam perusahaan mitra/agen itu mendapat pembayaran dari PT Dirgantara Indonesia (Persero) sekitar Rp 205,3 miliar dan USD 8,65 juta. Kemudian, ada sejumlah pejabat PT DI, termasuk Budi dan Irzal, yang meminta sejumlah uang ke enam mitra/agen tersebut. Total uang yang sudah diterima senilai Rp 96 miliar.
KPK menduga perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 205,3 miliar dan USD 8,65 juta atau setara dengan Rp 125 miliar. Jika ditotal, kerugian negara dalam kasus itu diduga mencapai Rp 330 miliar.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo