|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Tim Kampanye Nasional (TKN) menilai sang capres, Joko Widodo (Jokowi), tidak perlu turun tangan tangan untuk menertibkan pendukung sesuai permintaan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean. Hal ini menyusul tuduhan selingkuh dan peretasan akun Twitter yang dikaitkan Ferdinand dengan urusan politik.
"Aku nggak ngerti ya dia dikerjain apa nggak. Tapi ya, menurutku nggak penting sih. Ya, aku harap dia paham risikonya kalau jadi politikus salah sedikit digoreng. Apalagi di dalam masa seperti ini. Mau ditertibkan kayak apa, wong Pak Jokowi digoreng habis-habisan kok. Menurutku harus legawa, ini risiko dalam politik," kata anggota TKN, Eva Kusuma Sundari, ketika dihubungi, Rabu (3/4/2019).
Eva mengatakan Ferdinand seharusnya introspeksi diri. Ia menyarankan Ferdinand untuk mencontoh pada rekannya di Partai Demokrat, Andi Arief, yang dinilai lapang dada menghadapi masalah.
"Ya, saranku introspeksi, koreksi diri, tenang, nggak usah bertindak seolah-seolah tidak ada. Hadapi dengan dewasa. Seniornya dia, Andi Arief sudah kasih contoh menghadapi sesuatu dengan dada lapang. Jangan nyalahin orang lain," ucapnya.
Sebelumnya, Ferdinand menganggap peretasan akun Twitter dan tuduhan selingkuh kepada dirinya tidak jauh dari kepentingan politik. Ia menuduh peretasan akun Twitter-nya itu dilakukan pendukung Jokowi-Ma'ruf. Ferdinand meminta Jokowi turun tangan menertibkan pendukung.
Saya meyakini bahwa ini tidak terlepas dari politik. Ini terkait dengan politik dan ini terkait dengan aktivitas saya, aktivitas kami yang menjadi korban di dalam politik. Mohon maaf saya harus menyatakan dan meminta supaya Pak Jokowi memerintahkan pendukungnya supaya tidak melakukan hal-hal seperti ini... saya melihat bahwa ini tidak terlepas dari politik," kata Ferdinand kepada wartawan, Rabu (3/4).
"Dan video itu tidak ada yang salah, tidak ada perbuatan senonoh. Jadi tidak masalah dan tidak salah. Rezim Jokowi memang harus ditumbangkan. Hal-hal yang pribadi pun diusik di zaman ini. Tidak sehat," sambung dia
Sumber :News.detik
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Bila kamu menggunakan MRT Jakarta sebagai transportasi utama untuk beraktivitas. Berikut ini cara memantau rute, jadwal dan waktu kedatangan kereta dengan mudah lewat ponsel.
Jadi kamu bisa mengestimasi waktu keluar dari kantor atau rumah. Sehingga tidak begitu lama menunggu di stasiun MRT. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan:
Baca juga: Menkominfo Minta Tak Ada Komersialisasi Jaringan Operator di Jalur MRT
1. Google Maps
Google Indonesia telah menambahkan informasi terkait rute, jadwal dan waktu tiba MRT di layanan peta digitalnya. Fitur tersebut dapat diakses lewat mode Transit. Cara mengaksesnya sebagai berikut:
- Buka aplikasi Google Maps di ponsel Android atau iPhone. Dan bisa juga diakses lewat desktop.
- Masukkan stasiun MRT pemberangkatan
- Tekan ikon kereta berwarna biru

Begini Cara Pantau Jadwa Kereta MRT di PonselFoto: screenshot/detikINET
- Masukan stasiun MRT tujuan
- Pilih opsi MRT
- Setelah di klik, akan terlihat waktu terdekat kedatangan kereta dan rutenya

Begini Cara Pantau Jadwa Kereta MRT di PonselFoto: screenshot/detikINET
- Jika ingin melihat waktu kedatangan kereta yang lebih lengkap, bisa menekan ikon panah pada stasiun pemberangkatan
2. Aplikasi Trafi
Jika kerap memakai aplikasi Trafi untuk memantau bus TransJakarta dan KRL, kini kamu bisa menggunakannya untuk melihat rute, jadwal dan waktu kedatangan kereta MRT.

Begini Cara Pantau Jadwa Kereta MRT di PonselFoto: screenshot/detikINET
Pertama kamu bisa menekan menu Trains. Gulir ke bagian bawah hingga menemukan opsi MRT.
Setelah ditekan, aplikasi akan menunjukan stasiun terdekat dari posisi kamu. Tekan di stasiun tersebut, maka akan muncul waktu tiba kereta.
Cara kedua dengan memasukan rute secara manual. Tekan opsi Get Me Somewhere, lalu masukan stasiun pemberangkatan dan pemberhentian.

Begini Cara Pantau Jadwa Kereta MRT di PonselFoto: screenshot/detikINET
Setelahnya pilih opsi MRT, seketika akan muncul informasi rute dan waktu kedatangan kereta. Tekan pada stasiun pemberangkatan untuk melihat waktu kedatangan lebih lengkap.
3. Aplikasi Moovit
Aplikasi ini juga kerap digunakan untuk memantau jadwal TransJakarta, tapi kini bisa pula melihat rute MRT.
Caranya sama dengan memasukan stasiun tujuan, pilih opsi MRT. Maka kita akan melihat waktu kedatangan terdekat kereta.

Begini Cara Pantau Jadwa Kereta MRT di PonselFoto: screenshot/detikINET
Sumber: inet.detik
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Setelah melakukan uji coba operasi tanpa dikenakan tarif, hari ini PT MRT Jakarta sudah memberlakukan tarif kepada masyarakat yang ingin menggunakan transportasi masal dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI.
MRT Jakarta mulai 1 April 2019 resmi mengoperasikan Moda Raya Terpadu (MRT) rute Bundaran HI-Lebak Bulus mulai pukul 05.30 WIB hingga pukul 22.01 WIB (10.01 malam).
Hanya saja, selama satu bulan pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk memberikan potongan harga sebesar 50% dari tarif normal. Adapun, masyarakat yang ingin menggunakan MRT bisa uang elektronik dari perbankan maupun kartu resmi terbitan MRT Jakarta.
Berdasarkan keterangan resmi MRT Jakarta yang didapat detikFinance, Jakarta, Minggu (31/3/2019). Jam pengoperasian MRT Jakarta mulai pukul 05.30 WIB hingga pukul 22.01 WIB atau (10.01 malam).
Mulai pukul 05.30 WIB untuk pemberangkatan kereta pertama dari Stasiun Lebak Bulus dan untuk kereta terakhir pemberangkatan Stasiun Bundaran HI menuju Lebak Bulus pukul 22.00 WIB.
Masih dari keterangan resmi MRT Jakarta yang didapat detikFinance, Jakarta, Minggu (31/3/2019). Masyarakat bisa menggunakan uang elektronik untuk naik MRT Jakarta.
Uang elektronik tersebut yaitu JakLingko, E-Money (Bank Mandiri), Brizzi (Bank BRI), Tap Cash (Bank BNI), Flazz (Bank BCA), dan JakartaOne (Bank DKI) yang dapat diperoleh dari masing-masing bank dimaksud.
Masyarakat yang akan menggunakan layanan MRT Jakarta juga dapat memilih beberapa alternatif metode pembayaran seperti Kartu MRT Jakarta Jelajah Single Trip dan Multi Trip Kartu ini dapat diperoleh di mesin tiket otomatis (ticket vending machine) atau loket tiket (ticket sales office) yang ada di seluruh Stasiun MRT Jakarta.
Namun, Kartu MRT Jakarta Jelajah Multi Trip belum diperjualbelikan karena dalam proses perizinan.
Besok, 1 April 2019, angkutan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta akan beroperasi secara komersial. Selama satu bulan awal, tarif MRT Jakarta akan didiskon 50%.
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, tarif MRT Jakarta telah ditetapkan bersama oleh Pemprov DKI Jakarta dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta. Hal itu juga tertuang dalam Pergub Nomor 34 Tahun 2019 tentang Tarif Angkutan Perkeretaapian Mass Rapid Transit dan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit.
"Mulai 1 April 2019, MRT Jakarta akan mulai beroperasi secara komersial," ujarnya, Minggu (31/3) dikutip dari situs Pejabat Pengeloa Informasi dan Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta.
Anies juga mengatakan, dirinya sudah sudah meminta persetujuan agar selama April tarif akan dipangkas 50%. Diskon tersebut diberikan agar lebih banyak masyarakat yang menggunakan MRT dan sosialisasi mengenai penggunaan MRT dapat lebih dipahami oleh masyarakat.
"Jadi, kalau sesuai tarif dari Lebak Bulus ke Bundaran HI itu 14.000 rupiah, selama satu bulan, hanya akan 7.000 rupiah sekali jalan. Juga, misal dari Dukuh Atas ke Fatmawati yang seharusnya Rp 12.000 rupiah, hanya akan Rp 6.000. Dari Bundaran HI ke Dukuh Atas yang seharusnya Rp 3.000, hanya akan Rp 1.500," jelasnya.
Anies mengatakan kebijakan diskon 50 persen tersebut merupakan usulan dari PT MRT Jakarta. Usulan tersebut kemudian dilaporkan kepada dirinya melalui surat yang dikirim oleh Dirut PT MRT Jakarta, William P. Sabandar.
Sumber: Finance.detik
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Selandia Baru menggelar perkabungan nasional bagi korban serangan teror di Christchurch, Jumat (29/3/2019), dua pekan setelah peristiwa yang menewaskan 50 orang dan melukai pulahan lainnya. Pesan kuat dalam bahasa setempat "Ko Tatou, Tatou" - yang berarti Kita Satu, sangat terasa mewarnai suasana.
Selandia Baru Berkabung
Selandia Baru Berkabung:
Perkabungan digelar dua pekan setelah serangan teror yang menewaskan 50 orang
Nama para korban dibacakan dalam satu persatu
Saat nama-nama ini dibacakan, sebagian orang tak kuasa menahan air matanya
Puluhan ribu warga berbaur dengan pejabat untuk menunjukkan empati dan solidaritas mereka pada para penyintas dan kerabat keluarga korban di lapangan Hagley Park yang tak jauh dari lokasi Masjid Al Noor.
Walikota Christchurch Lianne Dalziel dengan suara tegar menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang turut bersimpati pada kesedihan yang dialami kotanya.
"Terima kasih telah membantu memulihkan keyakinan kita semua pada kemanusiaan," kata Walikota Dalziel dalam acara yang disiarkan langsung stasiun TV setempat.
Penyanyi asal Inggris Yusuf Islam (Cat Stevens) tampil membawakan lagunya yang terkenal Peace Train.
Selain itu tampil juga penyanyi Selandia Baru Marlon Williams, Maisey Rika, Hollie Smith dan Teeks.
Tatkala Maisey Rika membawakan lagu kebangsaan Tuhan Lindungi Selandia Baru dalam Bahasa Maori dan Inggris, tampak hadirin berdiri dan turut menyanyikannya dengan mata berkaca-kaca.
Begitu pula saat nama-nama 50 korban dibacakan satu persatu, sebagian orang tak kuasa lagi menahan air mata. Mereka saling menggenggam tangan untuk menguatkan satu sama lain.
Two women cry as they watch on at a remembrance service in Christchurch
Salah satu penyintas serangan teror di Masjid Al Noor, Farid Ahmed, di depan hadirin menyatakan dirinya telah memaafkan pelaku, meski istrinya tewas dalam serangan itu.
"Saya menginginkan hati yang penuh cinta, kasih, dan memaafkan. Hat ini tidak ingin kehilangan nyawa lagi," katanya seraya meletakkan tangan di dadanya.
"Itulah sebabnya saya memilih damai, saya memilih cinta, dan saya telah memaafkannya," ujarnya.
Perkabungan yang dipusatkan di Christchurch ini juga ditayangkan langsung melalui layar lebar di berbagai kota lainnya seperti Auckland, Wellington, dan Dunedin.
Di sejumlah kota kecil lainnya, rencana kegiatan serupa telah dibatalkan atas pertimbangan keamanan, seperti di Ngruawhia; Gore; Queenstown; Wanaka; dan Far North.
Menurut Walikota Gore, Tracy Hicks, pihak kepolisian menyatakan mereka kekuarangan personal untuk mengamankan acara.
Kehilangan kata-kata
Perdana Menteri Jacinda Ardern kembali menujukkan kualitas kepemimpinannya dalam perkabungan itu.
Dia menyatakan kita semua punya kekuatan, lewat kata-kata, tindakan dan perbuatan sehari-hari untuk memerangi ekstremisme dan rasisme.
"Kita berkumpul di sini 14 hari setelah hari yang kelam bagi kita dan kita menemukan diri kehilangan kata-kata," katanya.
"Kata-kata apa yang bisa mengungkapkan rasa sakit dan penderitaan 50 pria, wanita, dan anak-anak yang tewas? Dan begitu banyak korban luka lainnya," ujar PM Ardern.
"Kata-kata apa yang bisa mewakili kesedihan masyarakat Muslim yang jadi sasaran kebencian dan kekerasan?"
Jacinda Ardern stands on stage holding speech notes dressed in traditional garb
"Kata-kata apa yang bisa mengungkapkan kesedihan sebuah kota yang mengalami begitu duka begitu berat?"
"Saya datang kemari dan disambut dengan salam sederhana: As-salamu alaikum, damai untukmu," ujar PM Ardern.
"Itu adalah kata-kata yang diucapkan oleh masyarakat yang menghadapi kebencian dan kekerasan, masyarakat yang sebenarnya berhak mengekspresikan kemarahan, tapi malah membukakan pintu bagi kita semua untuk berduka bersama mereka."
Dalam kesempatan itu, PM Ardern juga menyinggung mengenai empati yang ditunjukkan John Sato, kakek berusia 95 tahun, yang harus ganti bus empat kali demi ikut demo antirasis.
PM Ardern juga menyerukan negara-negara lain turut mengambil peran untuk mengakhiri ekstremisme.
"Kita tidak bisa menghadapi hal ini sendirian. Jawabannya ada pada jiwa kemanusiaan kita," katanya.

Lebih dari 20 ribu warga hadir dalam perkabungan nasional di Christchurch, Jumat (29/3/2019). (Foto: Radio New Zealand)
Berikut nama 50 korban tewas serangan teror di Christchurch:
Ahmed Gamal Eldin Mohamed Abdel Ghany, Osama Adnan Yousef Abukwaik, Husna Ahmed, Syed Areeb Ahmed, Farhaj Ahsan, Mohsen Mohammed Al-Harbi, Ashraf Ali, Ashraf Ali, Syed Jahandad Ali, Ansi Karippakulam Alibava.
Hussein Al-Umari, Linda Susan Armstrong, Muse Nur Awale, Zakaria Bhuiya, Kamel Moh &rsquod Kamal Kamel Darwish, Ata Mohammad Ata Elayyan, Ali Mah &rsquod Abdullah Elmadani, Abdukadir Elmi, Mohammad Omar Faruk, Mucaad Ibrahim.
Junaid Ismail, Amjad Kasem Hamid, Lilik Abdul Hamid, MD Mojammel Hoq, Ozair Kadir, Mohammed Imran Khan, Maheboob Allarakha Khokhar, Haroon Mahmood, Sayyad Ahmad Milne, Mohamad Moosid Mohamedhosen.
Muhammad Haziq Mohd-Tarmizi, Hussein, Mohamed Khalil Moustafa, Haji Mohemmed Daoud Nabi, Tariq Rashid Omar, Musa Vali Suleman Patel, Abdelfattah Qasem, Ashraf El-Moursy Ragheb, Matiullah Safi, Muhammad Abdus Samad, Muhammad Suhail Shahid.
Mounir Soliman, Khaled Mwafak Alhaj-Mustafa, Hamza Khaled Alhaj-Mustafa, Ghulam Hussain, KaramBibi, Mohammad Zeshan Raza, Naeem Rashid, Talha Naeem, Arif Mohamedali Vohra, Ramiz Arifbhai Vohra.
Sumber:News.detik
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Kecintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap motor modifikasi sudah bukan rahasia lagi. Selama menjabat sebagai Presiden secara terang-terangan Jokowi telah memiliki dua motor modifikasi. Beberapa kali Jokowi menunggangi motornya sambil kunjungan kerja.
Ketertarikan Jokowi terhadap motor custom mau tidak mau juga mendorong kreativitas dan peminat modifikasi roda dua di Indonesia. Hal ini membuat modifikasi mobil pun berharap juga diperhatikan oleh Jokowi supaya hobi dan bisnis tersebut bisa terus hidup di Indonesia.
"Kalau mobil sama-sama kita tahu belum ada dengar, mungkin beliau sukanya modifikasi motor ya. Mudah-mudahan mobil modifikasi juga dilirik karena sama-sama memajukan industri otomotif di Indonesia khususnya modifikasi," ujar CEO PT HIN Promosindo, Reza Aliwarga saat ditemui usai jumpa pers Indonesia Automodified (IAM) 2019 di Kebayoran baru, Jakarta Selatan (12/3/2019).
Seperti yang dilakukan oleh beberapa event otomotif beberapa waktu lalu yang mengundang Jokowi hadir, IAM sendiri belum terpikirkan untuk mengundang orang nomor satu tersebut ke perhelatan mereka. Kesibukan Jokowi sebagai presiden dan rangkaian acara IAM yang panjang menjadi alasannya.
"Belum tahu nih, belum pernah kepikiran ke situ. Mungkin kita sifatnya event kita lebih ke roadshow dan mungkin susah jadwalnya kalau datang," kata Reza.
Meskipun demikian, Reza cukup senang saat Jokowi hadir pada gelaran Indonesia Internasional Motor Show tahun 2018 di mana IAM juga menjadi bagian dari acara tersebut. "Tahun lalu kita kan ada juga di IIMS 2018 saat Pak Jokowi datang meskipun tidak secara langsung hadir ke IAM," pungkas Reza.
Sumber: Oto.detik
|
|
comments (0)
|
PT Rifan Financindo - Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta fase pertama akhirnya diresmikan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, 24 Maret 2019. Hadirnya moda transportasi darat berbasis rel ini memberikan harapan baru bagi warga Ibu Kota yang senantiasa terjebak kemacetan.
"Hari ini sebuah peradaban baru akan kita mulai dengan diresmikannya MRT fase pertama," ujar Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan MRT Jakarta. Anies menyebut pengerjaan MRT Jakarta melalui proses waktu yang lama. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para Gubernur DKI Jakarta terdahulu.
Bagaimana seluk-beluk dan tarif MRT Jakarta? Simak dalam Infografis berikut ini:
Infografis

Infografis MRT Era Baru Warga Jakarta
Jalur Lengkap MRT Jakarta 2019

Infografis Jalur Lengkap MRT Jakarta 2019
Perjalanan Panjang MRT Jakarta

Infografis MRT Jakarta
Sumber: Liputan6
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Bupati Bantul Suharsono meresmikan gedung baru SD Ciren, Triharjo, Pandak, Bantul, Senin (25/3/2019) siang.
Gedung baru SD Ciren ini merupakan bantuan pendidikan dari Yayasan Pendidikan Astra – Michael D Ruslim (YPA-MDR).
Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, luas bangunan gedung baru ini yakni sekitar 1.510 meter persegi.
Pembangunan gedung baru ini mengusung konsep Green School, meliputi fasilitas sekolah seperti tiga ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, ruang komputer, ruang UKS, aula, musala, kantin, plaza belajar, dan toilet.
Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo mengatakan, proses pembangunan gedung ini dapat selesai selama 11 bulan.
"Sarana dan prasarana tersebut sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum Pendidikan, bahkan melebihi," kata Herawati.
Ia berharap, dengan dibangunnya gedung baru ini dapat meningkatkan semangat belajar siswa.
"Agar bisa menjadi generasi muda yang mandiri dan mampu membangun daerahnya dapat terwujud," ujarnya.
Suharsono pun berpesan agar gedung SD Ciren dapat dirawat dengan baik.
"Kita rawat kebersihannya agar memberikan kenyamanan dalam proses belajar mengajar di sekolah," tuturnya.
Sumber: Jogja.tribunnews
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Seorang mahasiswi secara tiba-tiba melamar cawapres Sandiaga Uno yang tengah berkegiatan di Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, untuk jadi istri kedua. Istri Sandiaga Uno, Nur Asia, menegaskan dia dan suami saling percaya.
Momen mahasiswi melamar Sandiaga itu terjadi saat cawapres nomor urut 02 itu menghadiri acara peluncuran Rumah Siap Kerja dan Pelatihan OK OCE di warung kopi Cengkir Heritage Resto and Coffee di Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019). Si mahasiswi cantik itu mengaku bernama Vincentia Tiffani (20). Tiffani awalnya menanyakan tentang bagaimana mengelola UMKM jamu tradisional.
"Boleh nggak Pak saya jadi istri kedua bapak. Tapi dijawab ya Pak ya, bener, demi saya Pak. Terus kalau bisa sama alasannya ya Pak ya," ucap Tiffani dalam pertanyaannya yang kedua kepada Sandi yang lantas disambut tawa riuh semua orang yang hadir. Tiffani meminta Sandiaga menjawab dengan jujur.
Apa kata Sandiaga? Sandi awalnya bertanya balik kepada ibu-ibu yang hadir dalam acara itu.
"Gimana ibu-ibu? Dari pada nanti pulang dipukul sama Mak Nur (Nur Asia, istri Sandi), tiba-tiba disuruh dikunciin nggak boleh masuk lagi ke rumah, dipukul pake gagang sapu," ucap Sandi.
"Tiffani terima kasih pertanyaannya, yang kedua lebih baik tidak dijawab, karena kalau dijawab nanti akan bermasalah selama paling tidak lima tahun ke depan. Tapi pertanyaan pertamanya (soal UMKM jamu) sangat relevan," sambung Sandi.
Nur Asia telah merespons momen mahasiswi cantik ingin jadi istri kedua Sandiaga Uno. Nur mengakui memang banyak wanita yang tergila-gila dengan sosok eks Wagub DKI Jakarta itu.
"Kalau itu sih nggak saya tanggapin lah, buat saya itu sudah biasa lah, karena memang Bang Sandi kan fans-nya di mana-mana," kata Nur Asia sembari berkelakar kepada detikcom, Minggu (24/3/2019).
Dia memaklumi jika banyak orang yang tergila-gila kepada Sandiaga. Baginya, yang penting bukan Sandiaga yang tergila-gila kepada orang.
"Jadi asalkan bukan Bang Sandi-nya lah yang tergila-gila. Ya kan namanya juga fans ya, jadi itu sudah biasa buat saya, banyak yang memang tergila-gila (kepada Bang Sandi), jadi nggak perlu harus ditanggapin kalau yang seperti itu," ujarnya.
Nur Asia pun mengaku sudah santai dan biasa saja ketika banyak perempuan yang kagum kepada Sandiaga saat Sandiaga berkampanye. Termasuk jika ada yang mengajak Sandi berfoto bareng.
Bagi Nur Asia, yang terpenting saat ini dia bersama sang suami sudah saling percaya. Wanita yang kerap disapa Mpok Nur itu pun mengaku sudah kenal Sandi sejak berumur 14 tahun.
"Saya dari (umur) 14 tahun kan saya kenal Bang Sandi, jadi sudah tahu sifat-sifatnya dan kita sudah perlu tanggapin yang seperti itu. Iya buat saya kita saling percaya, dan saya yakin insyaallah Allah akan menjaga Bang Sandi," imbuhnya.
Sumber: News.detik
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Efendi Salam Ginting dengan santainya mengaku tidak kapok jualan narkoba lagi, meski sudah dihukum mati. Karena tidak buru-buru didor, eksekusi mati yang menjadi otoritas Kejaksaan Agung dianggapnya angin lalu.
"Saya tidak menyesal pengedar narkoba," ujar Efendi saat ditangkap lagi oleh BNN terkait impor sabu 8 kg dari Malaysia.
Vonis pertama Efendi dijatuhkan pada 2014. Ia hanya dihukum 8 bulan penjara karena baru bisa dijerat tindak pidana tidak melaporkan informasi transaksi narkoba.
Setahun berselang, ia kembali berurusan dengan BNN. Kali ini lebih serius. Ia mengontrol 7 anak buahnya mengimpor sabu 10 kg dari Malaysia-Sumut.
Hakim tidak kasih ampun dan memberikan hukuman mati ke Efendi. Hukuman mati itu dikuatkan hingga Mahkamah Agung (MA) dan berkekuatan hukum tetap.
Sayang, eksekusi mati tidak segera dilaksanakan jaksa. Efendi menjadi-jadi.
Dari balik bui, ia kembali mengendalikan jejaringnya mengimpor sabu lagi. Lewat jalur tikus, sabu itu lolos dari Malaysia ke Sumatera Utara. Pergerakannya diendus BNN dan ditangkap.
Kepala BNN Sumut, Brigjen Pol Atrial mengatakan pihaknya juga mengamankan tujuh orang tersangka. Masing-masing berperan sebagai kurir Efendi. Selain itu, juga menyita dua unit sepeda motor, 11 unit handphone, uang tunai Rp 2 juta, Rp 135 ribu, dua tas jinjing, dan satu unit sampan.
"Tersangka dijanjikan upah Rp 59 juta, jika narkoba tersebut sampai ke tempat tujuan," kata Atrial.
Efendi tidak sendirian. Banyak terpidana mati yang menunggu eksekusi kembali beraksi. Dengan licinnya, mereka mengakali sistem penjara yang sangat rumit sekali pun.
Seperti Togiman alias Toge. Togiman merupakan terpidana mati. Karena tidak kunjung dihukum mati, Toge kembali menyelundupkan 25 kg sabu dari Malaysia pada Mei 2017. Lagi-lagi, ia dihukum mati.
Ada juga Ratu Narkoba, Ola yang dihukum mati pada 2005. Bersama saudaranya, Rani (telah dieksekusi mati), mereka hendak membawa heroin ke Inggris.
Pada 2011, Ola diberi ampunan oleh SBY dan hukumannya diubah menjadi penjara sumur hidup. Namun, hal itu tidak membuat Ola bersyukur. Ia tetap mengendalikan bisnis narkoba. Akhirnya MA kembali menjatuhkan hukuman mati.
Bagaimana dengan Benny Sudrajat? Benny dihukum mati karena membangun pabrik terbesar ketiga di dunia yang berlokasi di Tangerang. Selain Benny, 8 lainnya juga dihukum mati, yaitu:
1. Iming Santoso alias Budhi Cipto
2. WN China Zhang Manquan
3. WN China Chen Hongxin
4. WN China Jian Yuxin
5. WN China Gan Chunyi
6. WN China Zhu Xuxiong
7. WN Belanda Nicolas
8. WN Prancis Serge
Benny kemudian dijebloskan ke LP Nusakambangan. Tapi ia tidak kapok dan menggerakkan anak buahnya membangun pabrik narkoba lagi. Benny lalu diadili lagi dan kembali dijatuhi hukuman mati. Hingga kini, Benny belum dieksekusi mati.
Di dunia kelam Sulawesi Selatan, siapa yang tidak kenal Amir Aco? Hukuman mati pertama Aco diterima pada 2005 silam. Ia terbukti menjadi bandar 1,3 kg sabu.
Setelah dijatuhi hukuman mati, ia kembali mengedarkan narkoba pada 2017. Ia kemudian kembali dihukum mati pada 2018. Hinggi kini, ia juga belum dieksekusi mati.
Bila banyak terpidana mati mengulangi lagi kejahatannya, sampai kapan Kejaksan Agung akan mengulur-ulur eksekusi mati?
Sumber: News.detik
|
|
comments (0)
|

PT Rifan Financindo - Berbicara partai politik dan korupsi pada saat ini, dapat menimbulkan heterogenitas pandangan baik ataupun buruk. Tak ayal, kedua hal tersebut dapat menimbulkan sensitivitas emosional di kalangan masyarakat. Karena tidak dapat dipungkiri, kedua hal tersebut sedikit banyak telah membuat stigma politik dan ilmu politik menjadi buruk dan memperkuat alasan utama mengapa masyarakat menjadi apatis.
Bagaimana tidak, belum juga kekecewaan publik terhadap partai politik pulih karena pencalonan eks napi koruptor pada Pemilu Legislatif 2019, kini publik kembali dikecewakan dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), Jumat (14/3) pagi.
Jerat kasus korupsi pada Romi ini seakan mengingatkan kita pada sosok Ketua Umum Golkar 2016-2017 (Setya Novanto), Ketua Umum PPP 2007-2014 (Suryadharma Ali), Ketua Umum Partai Demokrat 2009-2014 (Anas Urbaningrum), dan Presiden PKS 2009-2014 (Luthfi Hasan Ishaaq). Mereka semua adalah politisi yang pernah terjerat kasus korupsi saat menjabat ketua partai. Kini, mereka semua sedang merasakan akibatnya di balik jeruji besi.
Kausalitas Parpol dan Korupsi
Sudah sejak lama korupsi menjadi musuh besar negara. Namun, akhir-akhir ini korupsi semakin menggila. Beraneka ragam upaya, pencegahan, hingga punishment terus diupayakan. Tapi nyatanya, pelaku korupsi masih tidak takut dengan segala regulasi atau aturan yang berlaku. Upaya mencari celah dari berbagai sudut terus dilakukan, oleh mereka yang haus akan kekuasaan.
Menurut data KP, yang dirilis pada 16 Agustus 2018 lalu, sepanjang 2004 - Agustus 2018 terdapat 867 pejabat negara/pegawai swasta yang melakukan tindak pidana korupsi. Dari jumlah tersebut, 311 orang di antaranya berprofesi sebagai anggota DPR dan DPRD, gubernur, dan bupati atau walikota yang notabene hampir keseluruhan berlatar belakang dari partai politik.
Berpijak dari data tersebut, korupsi merupakan salah satu dampak nyata bobroknya pelaksanaan sistem partai yang dianut, terlebih dalam hal fungsi-fungsi partai. Fungsi yang hanya dijadikan sebatas formalitas, menjadikan output yang dihasilkan pun hanya sebatas formalitas untuk mencapai elektabilitas. Sehingga, setiap partai politik hanya mementingkan elektabilitas ketimbang kualitas dari partai itu sendiri.
Hal tersebut semakin membuktikan bahwa adanya sebuah hubungan kausalitas antara korupsi dengan proses kepartaian. Semakin lemah fungsi pengawasan dan pembinaan partai terhadap kadernya, maka akan semakin tinggi pula kerugian negara yang dihasilkan dari aktor korup yang berasal dari partai. Sederhananya, kerugian negara semakin banyak, kepercayaan masyarakat pun akan semakin berkurang.
Kejahatan Kumulatif
Dalam konteks Indonesia, setidaknya ada tiga persoalan dasar yang mendorong terjadinya korupsi.
Pertama, biaya politik kita masih sangat tinggi. Permasalahan ini berpangkal pada syarat pendirian partai dan pemenuhan syarat formal dalam kepersertaan partai dalam pemilu yang mahaberat. Akibatnya, setiap calon terpilih dalam pilpres dan pilkada akan berlomba mendapatkan sumber penghasilan dari pengusaha ataupun dari birokrasi agar bisa mengembalikan modal secara cepat.
Akumulasi dua hal ini membuat biaya pengelolaan organisasi partai menjadi sangat mahal. Persoalan ini tidak hanya terjadi pada partai-partai lama yang sudah mapan, tetapi juga terjadi pada partai baru yang menurut Edward Aspinall (2015) dikategorikan sebagai partai presidensialis, yakni partai yang didirikan oleh atau untuk para tokoh politik utama dengan latar belakang purnawirawan jenderal atau penguasa ekonomi yang punya ambisi untuk menjadi presiden.
Kedua, rendahnya transparansi dan akuntabilitas pembiayaan parpol. Hal ini mengakibatkan adanya persekongkolan antara pemberi dana dan para politisi dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai bentuk balas budi yang sering kali menyebabkan penyalahgunaan wewenang dan kerugian negara.
Akumulasi dari masalah ini mengakibatkan masyarakat sulit mengontrol setiap partai politik dalam menetapkan perencanaan, penetapan program, proses penganggaran, pengadaan barang dan jasa publik, hingga perizinan atas atas dana yang berasal dari pihak ketiga.
Ketiga, lemahnya integritas dan moralitas pejabat partai. Proses pendidikan politik dan ideologisasi kader parpol yang tak selesai atau tak matang mengakibatkan kader yang mudah terjebak pada gemerlap jabatan dan kekuasaan. Selain itu, gaya hidup yang telanjur sangat tinggi, tuntutan tinggi untuk kontribusi bagi parpol, dan budaya patronase dalam birokrasi turut membentuk karakter seorang pejabat publik dapat terjebak dalam penyalahgunaan wewenang.
Untuk sebagian orang, menjadi politisi adalah memperbaiki hidup dan nasib. Sebagian dari mereka percaya bahwa probabilitas tertangkap oleh KPK masih jauh lebih kecil dibandingkan peluang keberhasilan melipatgandakan kekayaan. Sehingga itulah kenapa mereka seolah tak takut dan tak peduli dengan kasus korupsi yang berhasil diungkap KPK sejauh ini.
Perbaikan Manajemen
Jika dianalogikan, partai politik adalah sebuah mesin, sementara korupsi adalah hasilnya. Ketika mesin itu beroperasi dengan baik dan sesuai prosedur, maka hasilnya akan baik dan sesuai prosedur. Begitu pun sebaliknya. Oleh karena itu, kita perlu mendorong partai politik untuk melakukan perbaikan dan perubahan.
Ada tiga hal penting yang harus diperbaiki oleh setiap partai politik untuk mampu menjadi partai dan pemimpin yang berkualitas.
Pertama, pola rekrutmen. Dalam hal ini setidaknya setiap partai politik harus memiliki pola rekrutmen yang bersifat baku, inklusif, fairness (demokratis), dan akuntabel. Dengan kata lain, parameter penilaian rekrutmen pengurus partai dan pejabat publik lebih menekankan kepada keahlian, kecakapan teknis, dan pengalaman berorganisasi para kandidat ketimbang rekrutmen yang didasarkan atas kedekatan personal, termasuk kultural dan kekeluargaan.
Kedua, sistem kaderisasi. Dalam hal ini, sistem kaderisasi yang dibangun oleh partai politik harus dilakukan secara inklusif dan fairness. Ini berarti bahwa proses kaderisasi harus dapat diikuti oleh semua anggota partai politik tanpa terkecuali, sehingga meminimalisasi adanya kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) di internal partai. Dengan sistem persaingan yang sehat dan transparan seperti inilah kaderisasi kepemimpinan akan menghasilkan kader yang berkualitas.
Ketiga, pengelolaan keuangan partai. Dalam hal ini, setidaknya setiap partai politik harus membangun sistem keuangan yang transparan, akuntabel, dan dapat diakses oleh publik secara luas. Hal itu sesuai dengan amanat UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang partai politik, di mana partai berkewajiban untuk mempublikasikan informasi partai, termasuk keuangan secara luas.
Dalam sistem manajemen modern, sistem keuangan akan menentukan sehat atau tidaknya sebuah organisasi. Oleh karena itu, sistem keuangan yang sehat dan transparan harus dimiliki dan disediakan oleh partai politik, sehingga mampu terbebas dari adanya indikasi penyalahgunaan wewenang (korupsi).
Dengan demikian, diharapkan ekosistem atau lingkaran korupsi ini bisa diatasi mulai dari pembenahan internal setiap partai politik. Karena, apabila setiap partai politik ini sudah steril dari praktik korupsi, lembaga yang lain pun akan ikut steril dengan sendirinya.
Sumber: News.detik