Rifan-financindo-yogyakarta

Subtitle

Blog

view:  full / summary

Kirim Surat ke Jokowi, Gatot Batal Hadir Terima Bintang Mahaputera | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on November 11, 2020 at 11:40 PM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo  -  Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo batal hadir untuk menerima anugerah Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gatot mengirimkan surat langsung kepada Jokowi terkait alasan ketidakhadirannya itu.

"Pak Gatot mantan Panglima ada bersurat kepada Bapak Presiden tidak hadir, nah isinya mungkin nanti Pak Menko Polhukam yang akan menyampaikan," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020).

Heru mengatakan salah satu isi dari surat yang disampaikan Gatot adalah meminta Jokowi lebih perhatian terhadap TNI. Selain itu, Gatot menyinggung soal kondisi COVID.

 

"Ya mungkin isinya ada beberapa yang beliau tidak setuju mungkin kondisi COVID, harus banyak memberikan perhatian kepada TNI di suratnya seperti itu," ujar dia.

Heru mengatakan pihak Istana menghargai sikap Gatot. Namun, Heru menegaskan pemerintah sudah melaksanakan kewajibannya memberikan penghargaan kepada mantan para pejabat.

 

"Itu haknya beliau yang jelas negara memberikan melaksanakan tugasnya kewajibannya untuk memberikan kepada para mantan-mantan menteri mantan Panglima, Kapolri kepala staf yang memang patut diberikan dan itu kan diproses di dewan gelar kehormatan ada dewan khusus dan itu sudah dilaksanakan," tutur dia.

Sumber: News.detik

PT Rifan Financindo


Biden Menang Pilpres AS, Harga Minyak Dunia Berpotensi Mendidih | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on November 10, 2020 at 2:05 AM Comments comments (0)

PT Rifan  -  Terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat dapat menjadi katalis positif untuk penguatan harga minyak dunia. Peluang komoditas ini menutup tahun di kisaran harga US$40 pun masih cukup terbuka.

 

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (9/11/2020), harga minyak dunia kembali ke level US$38 per barel setelah presiden terpilih AS, Joe Biden, memasuki periode transisi menuju Gedung Putih meski Donald Trump menolak mengakui kekalahannya dalam pilpres.

 

Berdasarkan data dari Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Desember 2020 terpantau naik 0,93 poin di level US$38,07 per barel pada New York Mercantile Exchange hingga pukul 15.08 waktu Singapura.

Selain itu, harga minyak Brent untuk kontrak bulan Desember 2020 melesat 2,46 persen dan berada di kisaran US$40,42 per barel setelah anjlok 3,6 persen pada sesi perdagangan sebelumnya.

 

Harga minyak berjangka di New York naik 2,5 persen di tengah euforia kemenangan Biden, yang merupakan kandidat dari Partai Demokrat. Seiring dengan persiapannya menuju Gedung Putih, situasi di lantai Senat AS yang mayoritas masih dipegang oleh Partai Republik dapat mengancam prospek munculnya paket stimulus sebelum Januari 2020.

 

Investor juga akan menanti dampak kebijakan-kebijakan yang akan dikeluarkan Biden, di antaranya adalah terkait China dan sejumlah negara penghasil minyak seperti Iran dan Venezuela. Kebijakan yang tidak seagresif “America First” seperti yang dilakukan oleh Trump dinilai akan memperbaiki hubungan Negeri Paman Sam dengan negara-negara tersebut.

Senior Commodities Analyst VI Investment Corp, Will Sungchil Yun mengatakan, ekspektasi pasar terhadap kebijakan Biden yang lebih stabil dan akomodatif serta tambahan paket stimulus fiskal diperkirakan akan mendorong penguatan harga minyak dunia.

 

“Meski demikian, volatilitas harga kemungkinan akan berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama karena sikap Trump yang tidak menerima kekalahannya dan lonjakan kasus virus corona di Eropa,” jelasnya.

 

Sentimen tersebut juga ditambah dengan angka produksi minyak Libya yang telah menembus 1 juta barel per hari. Angka tersebut semakin menambah kekhawatiran pelaku pasar akan pemulihan permintaan minyak dunia.

Menanggapi sentimen ini, organisasi negara-negara pengekspor minyak serta sejumlah negara sekutu lain atau OPEC+ akan mengkaji ulang rencana penambahan produksi minyak harian yang sebelumnya telah dibahas.

 

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, menghangatnya harga minyak dunia saat ini ditopang oleh terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden AS menggantikan Donald Trump. Para pelaku pasar diyakini optimistis kebijakan yang diambil oleh Biden akan menguntungkan bagi pergerakan harga komoditas, termasuk minyak mentah.

 

Ibrahim menjelaskan, Biden merupakan sosok yang pro pasar dan akan mengambil langkah yang berlawanan dibandingkan Trump guna mengendalikan harga minyak. Hal tersebut akan membantu upaya OPEC yang tengah berusaha memulihkan tingkat permintaan minyak dunia.

 

“Pada masa pemerintahan Trump, AS terus melakukan produksi minyak walaupun OPEC sudah mengurangi outputnya dan tingkat permintaan yang rendah karena pandemi virus corona. Kebijakan yang diambil Biden akan menstabilkan dan kemudian mengerek naik harga minyak,” jelasnya.

 

Selain itu, prospek kejelasan paket stimulus fiskal juga masih dinanti oleh pelaku pasar. Apabila Biden berhasil mengeluarkan paket stimulus tersebut, hal ini akan berimbas pada meningkatnya peredaran uang yang juga berdampak pada permintaan minyak dunia.

 

Ke depannya, Ibrahim memperkirakan harga minyak masih dapat menguat walaupun terbatas. Harga minyak dunia juga masih berpeluang parkir di kisaran US$40 per barel pada akhir tahun 2020.


Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Dolar AS Diramal Terus Turun, Bisa Capai Posisi Terendah Sejak 2018 | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on November 9, 2020 at 11:05 PM Comments comments (0)


PT RIfan Financindo  -  China, negara pertama yang menghadapi wabah Corona COVID-19 kini melarang kunjungan dari 8 negara dengan kasus Corona tinggi. Beberapa negara di antaranya termasuk negara di Asia.

Dikutip dari Reuters, China mengeluarkan larangan sementara bagi Rusia, Prancis, Italia, Inggris, Belgia, Filipina, India, dan Bangladesh masuk ke negaranya. Meski begitu, Indonesia tidak termasuk dalam daftar larangan masuk ke China.

 

Pembatasan ini juga berlaku bagi mereka yang memiliki visa dan izin tinggal yang valid. Larangan sementara ini pun lantas mendapat respons dari negara-negara yang dimaksud termasuk Inggris.

 

"Kami prihatin dengan mendadaknya pengumuman dan larangan masuk secara menyeluruh, dan menunggu klarifikasi lebih lanjut tentang kapan itu akan dicabut," kata KBritish Chamber of Commerce di China saat larangan menyeluruh diumumkan oleh kedutaan besar China.

 

Baca juga: Alami Gejala COVID-19 Tak Biasa, Wanita Ini Merasa Haus Terus Menerus

Bagaimana dengan negara yang tidak termasuk 8 negara tersebut?

China tetap memperketat aturan masuk warga asing ke negaranya. Persyaratan termasuk penyerahan sertifikat dari Kedubes China setempat dengan membawa hasil tes asam nukleat dan tes antibodi dalam waktu 48 jam terakhir perjalanan.

 

Langkah ini diterapkan untuk mencegah penularan Corona baru dari luar negeri. China berhasil menekan kasus COVID-19 dan tak ada kematian baru yang dilaporkan.

 

Berdasarkan laporan worldometers, ada 33 kasus COVID-19 yang terakhir dilaporkan di China. Sementara itu total kasus COVID-19 mencapai 86.245 kasus dengan pasien sembuh 81.187 kasus.


Sumber: health.detik

PT RIfan Financindo

Perjuangan Akbar Pemulung yang Viral Ngaji di Trotoar Cari Ibunya | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on November 6, 2020 at 11:35 PM Comments comments (0)


PT Rifan Financindo  -  Sosok Muhammad Gifari Akbar (16) viral setelah aksi mulianya mengaji di trotoar jalan terabadikan dan diunggah ke media sosial. Akbar ternyata tengah berupaya mencari ibunya.

Akbar menjadi perbincangan warganet belakangan ini setelah fotonya saat membaca Al-Quran di trotoar jalan viral. Banyak warganet yang dibuat terenyuh dengan aksi bocah asal Garut ini.

 

Menurut Akbar, kejadian tersebut berlangsung di sekitaran Jalan Braga, Kota Bandung. Akbar tak ingat jelas kapan tepatnya peristiwa tersebut diabadikan.

 

Akbar hanya ingat, saat itu dia tengah mencari rongsokan. Hujan tiba-tiba mengguyur kawasan tersebut. Akbar kemudian memilih untuk berteduh.

 

"Lagi mulung tapi hujan. Terus ngiuhan (berteduh), daripada bengong ya saya ngaji. Itu kewajiban," kata Akbar, Jumat 6/11/2020).

 

Akbar diketahui merupakan warga Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Di rumah sederhananya di Kampung Sodong, dia tinggal bersama ayah, nenek dan kakeknya.

 

Akbar ditinggal sang ibu, Siti, saat usia delapan bulan setelah bercerai dengan ayahnya Unan. Dari dulu, Akbar berupaya mencari keberadaan sang ibu. "Dari dulu saya cari. Tapi enggak tahu dimana," katanya.

 

Akbar mengaku sangat merindukan sang ibu. Sebab, dia tidak pernah bisa mengingat seperti apa wajah ibunya. Bahkan, sekedar foto pun dia tak punya.

 

Saat ini Akbar mengaku lelah mencarinya. "Dulu mah saya cari. Kalau sekarang mah ya saingetnya aja. Kalau dia ingat sama saya pasti ke sini," ujar Akbar.

 

Nenek Akbar, Uti (71) mengatakan, Siti pergi meninggalkan rumah pada tahun 2005 silam. Saat itu, Siti pamit untuk bekerja menjadi TKW di Arab.

 

"Tapi dugi ayeuna teu aya we. Duka ka mana (Sampai sekarang menghilang. Entah ke mana)," kata Uti.



Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Masih Punya Kas Memadai, Ramayana (RALS) Masuk Rekomendasi EMTrade | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on November 5, 2020 at 3:55 AM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo  - Emiten ritel PT Ramayana Lestari Sentosa (RALS) masuk dalam salah satu saham rekomendasi Ellen May Trade (EMTrade) sebagai sasaran investasi. Kendati masih menorehkan kinerja merah pada kuartal III/2020, posisi kas yang kuat membuat EMTrade memproyeksi RALS bisa bertahan dalam jangka waktu panjang.

 

"Saat ini RALS memiliki kas besar senilai Rp18 triliun. Total aset lancar juga lebih besar dibanding aset panjang. Sehingga, jika ada kewajiban yang harus segera dibayar, RALS bisa membayarnya," tulis EMTrade dalam publikasi riset yang diterima Bisnis.

 

RALS membukukan rugi bersih Rp100 miliar pada kuartal III/2020. Dengan catatan itu, secara akumulatif RALS merugi Rp95 miliar pada 9 bulan pertama 2020.

Selain posisi kas, penilaian positif EMTrade juga terhadap RALS di tengah keterpurukannya juga dipicu kondisi utang bank yang minim.

 

"Kas dibanding utang lancar (cash ratio) RALS sangat tinggi sebesar 3,15x dan RALS tidak memiliki utang bank. Kas dibanding total utang sebesar 1,8x. Secara valuasi murah dibanding historicalnya saat ini," sambung riset tersebut.

 

Pada akhir perdagangan Rabu (4/11) RALS ditutup pada harga Rp550 per lembar. Namun, hingga pukul 11.50 hari ini, RALS sudah tampak mengalami penguatan 15 poin alias 2,73 persen ke angka Rp565.

EMTrade merekomendasikan buy (beli) saham RALS pada rentang harga Rp500-Rp600, dengan potensial upside 72 persen. "Dengan asumsi vaksinasi tahun depan, kinerja RALS bisa lebih baik karena aktivitas ekonomi akan pulih," tandas mereka.



Sumber: markt.bisnis
PT Rifan Financindo

Ketinggalan Jauh dari Pasar Global, BEI Genjot Pengembangan ETF | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on November 4, 2020 at 2:15 AM Comments comments (0)

PT Rifan  -  Harga emas bergerak menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (4/11/2020), seiring dengan pelemahan indeks dolar Amerika Serikat.

 

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman Desember 2020 terpantau menguat 3,5 poin atau 0,18 persen ke level US$1.913,90 per troy ons pada pukul 07.05 WIB.

 

Sementara itu, harga emas di pasar spot terpantau menguat 0,32 persen atau 6,08 poin ke level US$1.915,25 per troy ons.

 

Harga emas kembali ke kisaran level US$1.900 menyusul pelemahan dolar AS di tengah berlangsungnya Pemilihan Presiden (Pilpres) AS.

 

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terpantau melemah 0,576 poin atau 0,61 persen ke level 93,553 pada akhir perdagangan Selasa (3/11/2020).

 

Laporan Monex Investindo Futures menyampaikan Dolar AS kembali melemah sebelum pemungutan suara Presiden AS yang berlangsung malam hari nanti.

 

AS akan melakukan pemilihan Presiden pada 3 November 2020 waktu setempat, menempatkan incumbent Donald Trump dari Partai Republik, melawan penantangnya, Joseph Robinette Biden Jr. (Joe Biden), dari Partai Demokrat, yang pernah menjabat sebagai wakil presiden AS saat masa presiden Barack Obama.

 

Pasar bersikap hati-hati menjaga semua kemungkinan dalam Pilpres AS nanti. Namun, adanya harapan bahwa stimulus bantuan corona masih akan dibahas kembali setelah terpilihnya Presiden AS selanjutnya, memicu pelemahan dolar AS saat ini.

 

"Kekhawatiran perlunya pinjaman hutan AS yang lebih besar dan data yang menunjukkan berkurangnya minat beli pada surat hutang AS memicu pelemahan dolar AS," papar Monex.

 

Bagaimana pergerakan harga emas selanjutnya? Simak secara live di Bisnis.com!

 

 

 

11:34 WIB

Pukul 11.19 WIB: Emas Comex Melemah 13,6 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Desember 2020 terpantau melemah 13,6 poin atau 0,71 persen ke level US$1.896,8 per troy ounce.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,433 poin atau 0,46 persen ke level 93,986 pada pukul 11.19 WIB.

 

10:26 WIB

Pukul 10.09 WIB: Emas Comex Melemah 13,7 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Desember 2020 terpantau melemah 13,7 poin atau 0,72 persen ke level US$1.896,7 per troy ounce.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,508 poin atau 0,54 persen ke level 93,061 pada pukul 10.09 WIB.

 

09:11 WIB

Pukul 08.59 WIB: Emas comex Melemah 8,3 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Desember 2020 terpantau melemah 0,43 persen atau 8,3 pion ke level US$1.902,1 per troy ounce.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,011 poin atau 0,01 persen ke level 93,564 pada pukul 08.55 WIB.


Sumber: Market.bisnis

PT Rifan



Trump Lawan Biden, IHSG Siap-Siap Rebound | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on November 3, 2020 at 1:55 AM Comments comments (0)


PT Rifan Financindo  -  Indeks harga saham gabungan berpeluang rebound pada sesi perdagangan Selasa (3/11/2020).

 

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,26 persen ke level 5.115,13 pada akhir sesi Senin (2/11/2020). Sektor pertanian dengan koreksi 2,30 persen dan sektor properti dengan koreksi 1,67 persen menjadi penekan utama laju indeks.

 

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan IHSG ditutup melemah mengikuti pelemahan bursa saham secara global. Pergerakan menurutnya cukup volatil menjelang pemilihan presiden di Amerika Serikat.

 

Dia memprediksi IHSG akan menguat pada sesi Selasa (3/11/2020). Menurutnya, pergerakan akan cenderung menguat didorong rilis laporan keuangan kuartal III/2020 serta didukung data manufaktur.

 

“Namun, pergerakan diperkirakan akan volatil pada hari pemilu presiden Amerika Serikat,” ujarnya dalam riset harian yang dikutip, Selasa (3/11/2020).

 

Dennies memprediksi indeks akan bergerak dengan level support pertama 5.082 dan support kedua 5.049. Selanjutnya, resistance pertama 5.139 dan resistance kedua 5.163.

Artha Sekuritas memberikan rekomendasi sell untuk saham PTBA dan PTPP. Adapun, rekomendasi hold diberikan untuk ASII serta buy untuk IMAS dan INCO.


Sumber : market.bisnis

PT Rifan Financindo

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 2 November 2020 | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on November 2, 2020 at 3:15 AM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo -  Nilai tukar rupiah diprediksi menguat pada perdagangan hari ini, Senin (2/11/2020), seiring dengan sentimen pemilu presiden Amerika Serikat.

 

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang garuda terpantau menguat 25 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.625 per dolar AS pada perdagangan Selasa (27/10/2020), yang sekaligus menutup dua sesi perdagangan pada pekan ini.

 

Setelah dibuka pada level Rp14.650 per dolar AS pada perdagangan Senin (26/10/2020), rupiah sudah menguat 35 poin atau 0,23 persen dari level Rp14.660 per dolar AS pada akhir pekan lalu.

 

Penguatan rupiah pada akhir perdagangan pekan ini juga merupakan penguatan mingguan kelima secara beruntun. Dalam rentang waktu 2 Oktober hingga 23 Oktober 2020, penguatan nilai rupiah berkisar antara 27 poin hingga 165 poin.

 

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan pergerakan rupiah memang sangat dipengaruhi oleh sentimen global. Menurutnya, saat ini investor global masih menunggu hasil pemilu presiden Amerika Serikat.

 

“Saya kira rupiah akan terdorong menguat apabila pemilu Amerika Serikat berjalan lancar tanpa ada konflik dispute terkait siapa yang jadi pemegang, utamanya lagi kalau Joe Biden yang menang,” terangnya kepada Bisnis, Minggu (1/11/2020).

 

Rupiah, lanjutnya, bisa menguat pada kisaran Rp14.550 hingga Rp14.600 per dolar AS pada kepan depan.

 

Dalam kesempatan yang berbeda, ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet juga menyatakan bahwa dari sisi domestik penguatan rupiah akan didorong oleh dua rilis data ekonomi penting.

 

“Pertama, inflasi di bulan Oktober, setelah beberapa bulan mengalami deflasi, di bulan Oktober diproyeksikan mengalami inflasi,” katanya kepada Bisnis, Minggu (1/11/2020).

 

Kedua, menurutnya, rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga yang kemungkinan besar akan berada pada level negatif juga turut mempengaruhi pergerakan rupiah. Tetapi, pihaknya memproyeksikan koreksi pertumbuhan kuartal ketiga akan lebih baik dibandingkan dengan data pada kuartal kedua sebelumnya.

 

Sejalan dengan itu juga, pada pekan depan, terdapat jadwal rilis penerbitan Surat Berharga Negara atau SBN. Jika kedua data ekonomi tersebut berada di level positif, kemungkinan besar penerbitan SBN juga akan berpeluang akan mendorong penguatan rupiah pada pekan depan.

 

“Penguatan nilai tukar rupiah akan berada di level Rp14.450-Rp14.575,” tegasnya.

 

Bagaimana pergerakan nilai tukar rupiah hari ini? Simak secara live di bisnis.com

 

 

 

15:04 WIB

Pukul 14.59 WIB: Rupiah Ditutup Melemah 15 Persen

ilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 15 poin atau 0,1 persen ke level Rp14.640 per dolar AS.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,117 poin atau 0,12 persen ke level 94,155 pada pukul 14.48 WIB.

 

14:40 WIB

Pukul 14.37 WIB: Rupiah Melemah 37 Persen

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 37 poin atau 0,26 persen ke level Rp14.662 per dolar AS.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,086 persen atau 0,09 poin ke level 94,124 pada pukul 14.29 WIB.

 

13:45 WIB

Pukul 13.40 WIB: Rupiah Melemah 33 Persen

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 33 poin atau 0,23 persen ke level Rp14.658 per dolar AS.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,106 persen atau 0,11 poin ke level 94,144 pada pukul 13.34 WIB.

 

11:37 WIB

Pukul 10.48 WIB: Rupiah Melemah 47 Persen

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 47 poin atau 0,32 persen ke level Rp14.672 per dolar AS.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,1 persen atau 0,093 poin ke level 94,131 pada pukul 11.22 WIB.

 

10:19 WIB

Pukul 10.12 WIB: Rupiah Melemah 62 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 62 poin atau 0,43 persen ke level Rp14.687 per dolar AS.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,027 poin atau 0,03 persen ke level 94,065 pada pukul 10.04 WIB.

 

09:06 WIB

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Nilai tukar rupiah di pasar spot mengawali perdagangan hari ini di zona merah dengan pelemahan 50 poin atau 0,34 persen ke level Rp14.675 per dolar AS.

 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,025 poin atau 0,03 persen ke level 94,063 pada pukul 08.52 WIB.


Sumber: markt.bisnis

PT Rifan Financindo

Siap-Siap, Rupiah Ketiban Berkah Dana Asing Pasca Pilpres AS | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on October 30, 2020 at 4:15 AM Comments comments (0)

PT Rifan Financindo  -  Won Korea Selatan dan rupiah Indonesia akan menjadi dua penerima manfaat terbesar jika arus investor asing kembali ke negara berkembang Asia, setelah peristiwa berisiko pemilihan presiden (Pilpres) AS usai pada 3 November 2020.

 

Menurut studi Bloomberg tentang skor-Z yang mengukur arus masuk modal selama 12 bulan dan membandingkannya dengan rata-rata 5 tahun dengan memperhitungkan penilaian mata uang dan fundamental ekonomi.

 

Arus masuk portofolio saham Korea Selatan memiliki skor Z negatif 2,3. Dalam kasus Indonesia, aliran obligasi memiliki skor-Z minus 2,9.

 

Proyeksi rebound kembalinya dana asing ke rata-rata lima tahun akan bernilai 1,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) Korea Selatan, dan 1,1 persen dari PDB untuk Indonesia.

 

Pasar modal negara berkembang hampir tidak menerima arus masuk portofolio bersih sejak Covid-19 mengganas, karena investor mengejar ekuitas AS, saham teknologi global, dan bursa China.

 

Namun demikian, masih ada harapan dana masuk, karena srus masuk hampir US$100 miliar ke pasar negara berkembang setelah Krisis Keuangan Global tahun 2008.

Tanda-tanda bahwa Korea Selatan pulih dari resesi yang dipicu pandemi serta lonjakan ekspor terbesar sejak 1986 menjadi penyebab menariknya aset negara.

 

“Mengingat kekuatan dalam ekonomi Korea dan pasar saham dan kurangnya arus masuk sejauh ini, permulaan arus masuk asing dapat memberikan won Korea dorongan lagi,” kata Nader Naeimi, head of dynamic markets AMP Capital Investors Ltd. di Sydney.

 

Won mungkin mendapat keuntungan lebih dari dolar Taiwan - penerima manfaat potensial lainnya berdasarkan nilai-Z - dari pemulihan arus karena kesenjangan penilaian yang tersisa antara kedua mata uang.

 

Baca Juga : BI Proyeksi Stabilitas Sistem Keuangan Kuartal Keempat Dalam Kondisi Baik

Nilai tukar efektif riil mata uang Korea Selatan (REER) masih 1 persen di bawah rata-rata lima tahunnya, dan dolar Taiwan lebih dari 4 persen. Meskipun dianggap sebagai pemain berpenghasilan rendah di Asia, won juga memiliki keunggulan hasil atas mata uang Taiwan.

 

Jalan Indonesia menuju peningkatan arus asing terlihat lebih rumit. Negara berisiko terjebak dalam lingkaran setan di mana bank sentral membiarkan kondisi moneter lokal longgar.

 

Hal itu bertujuan untuk mendorong lembaga lokal membeli obligasi guna mengimbangi kekurangan aliran luar negeri. Upaya tersebut diperkuat dengan pembelian obligasi oleh bank sentral, sehingga menimbulkan risiko depresiasi mata uang, yang pada akhirnya membuat utang dalam negeri menjadi kurang menarik bagi asing.

 

Indonesia sedang mencoba untuk memperpendek ini dengan mempertahankan mata uang, dan menahan diri dari pemotongan suku bunga kebijakan. Strategi tersebut akhirnya tampaknya membuahkan hasil, meskipun sebagian besar keberhasilannya baru-baru ini mungkin dapat dikaitkan dengan kelemahan terus-menerus dalam dolar AS.

 

Rupiah Indonesia saat ini berada sekitar 3 persen di bawah rata-rata REER lima tahunnya, dibandingkan dengan 3 persen di atas baht Thailand - penerima manfaat potensial lainnya dari arus masuk obligasi dalam studi ini.

 

Obligasi Indonesia juga menawarkan keuntungan hasil riil 3,5 persen dibandingkan dengan Thailand, berdasarkan prakiraan inflasi dari para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

 

Namun, secara lebih umum, prospek penyebaran vaksin secara luas mungkin diperlukan untuk mengubah sentimen secara tegas terhadap Indonesia.

 

Keyakinan terhadap negara tersebut sampai saat ini telah diguncang oleh kesulitannya dalam mengendalikan pandemi Covid-19 karena negara tersebut memiliki wabah terbesar di Asia Tenggara, tetapi mendekam di peringkat 158 dalam tabel pengujian Worldometer.

 

Pada penutupan perdagangan Selasa (27/10/2020), rupiah menguat 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.625 per dolar AS. Sepanjang tahun berjalan, harga koreksi 5,47 persen.

 

Tabel Skor Z Bloomberg

 

Negara Inflow Saham Inflow Obligasi

China 1,6 0,6

India 1,6 -1,7

Indonesia -0,7 -2,9

Malaysia -1,7 0,7

Filipina -2,1 1

Korea Selatan -2,3 1,9

Taiwan -2 NA

Thailand -1,9 -1,4

  


Sumber: markt.bisnis

PT Rifan Financindo

Cerita Sedih Wanita Batal Lamaran di Hari-H, Kekasih Menghilang Tanpa Kabar | PT Rifan Financindo | PT Rifan Financindo

Posted by ityogygrifan on October 28, 2020 at 11:35 PM Comments comments (0)



PT Rifan Financindo  -  Momen lamaran yang ditunggu dengan antusias berakhir menjadi kisah sedih bagi wanita bernama Nabila ini. Dia pun berbagi kisah sedihnya yang menjadi viral di TikTok.

Nabila membagikan kisah sedihnya melalui akun TikTok @bukandoiekida. Dalam video yang diunggahnya, Nabila memperlihatkan dia sudah menyiapkan kebaya biru dongker dan berbagai makanan seperti rendang serta sayur asam untuk acara lamarannya.

 

"Kalau mau kecewain gua jangan ajak keluarga gua, cukup gua aja paham. Harusnya hari ini gua dilamar, Eh... malah gak jadi. Persiapannya sudah 98% malah gak datang. Niat rencana acaranya keluarga inti doang. Sad girl banget gua, dihubungi malah dibaca dan gak diangkat. Gini amat ya, pacaran 4 tahun demi kepastian keseriusannya," tulis @bukandoiekida, Minggu (25/10/2020).

 

Lebih menyedihkannya, seperti diungkapkan Nabila Dwi di videonya, momen gagal lamaran ini bukan kali pertama untuknya. Sebelumnya dia juga pernah diberi harapan palsu atau PHP oleh pacarnya itu.

 

"Lebih parahnya ini yang kedua kalinya diphp-in. Dasar lanang dikasih kesempatan malah seenaknya. Bela-belain bapak gua dari Tegal cuti kerja buat anaknya mau dilamar. Gak habis pikir dan berkata-kata lagi buat hari ini," begitu tulis Nabila Dwi di videonya.

 

Cerita Nabilah Dwi yang batal lamaranCerita Nabila Dwi yang batal lamaran. 

Cerita Batal Lamaran di Hari-H

Ketika dihubungi oleh Wolipop, Nabila mengaku tak menyangka video TikToknya viral. Dia sebenarnya membuat video tersebut karena sudah sangat kesal sang kekasih tak memberi kabar di hari-H lamaran.

 

"Aku kaget dan nggak menyangka sih. Awalnya nggak ngeh kalau videonya viral. Aku bikin karena kesal, karena nggak datang-datang dan susah banget dihubungi dan nggak jadi lamaran," ungkap Nadilah, Senin (26/10/2020) kepada Wolipop.

 

Nabila mengungkapkan awalnya acara lamarannya akan digelar pada 27 Oktober 2020. Namun kekasihnya meminta tanggal lamaran dimajukan. Akhirnya mereka sepakat mengadakan lamaran pada 25 Oktober 2020.

 

Kata Nabila, persiapan matang sudah dilakukannya dan keluarganya. Saat itu aneka makanan sudah siap santap, tinggal menggelar karpet dan juga menunggu tamunya datang. Namun kekasihnya itu malah tak datang. Alhasil makanan yang sudah disiapkan tersebut dibagikannya kepada teman-teman dekatnya.

 

Cerita Nabilah Dwi yang batal lamaranCerita Nabila Dwi yang batal lamaran. 

Nabila mengaku dia dan kekasihnya sudah menjalin hubungan sekitar empat tahun. Kedua keluarga mereka pun sudah saling mengenal satu sama lain. Selama menjalin asmara, menurut Nabila, kekasihnya memiliki kepribadian yang tidak neko-neko. Namun kini sang kekasih mengecewakannya dengan menghilang tanpa kabar di hari-H lamaran. Bagaimana perasaannya?

 

"Maybe kecewa dan kesal aja. Ini PHP (pemberi harapan palsu-red) sudah yang kedua kalinya. Yang pertama tuh PHP tahap wajar, karena PSBB besar-besaran yang pertama kali di Jabodetabek waktu itu. Jadi ditunda waktu lamarannya. Dan baru tahap saling omongan doang," kata Nabila.

 

Kini kata Nabila dia sama sekali tidak mengetahui bagaimana kabar kekasihnya. Malah kekasihnya itu sudah memblokir kontak Nabila.

 

"Sudah nggak ada kabarnya. Dianya sudah blokir nomor aku. Mungkin ini saatnya untuk jadi diri sendiri. Keluarga pun tidak bisa berkata apa-apa dan diam saja," tutupnya.

 

Cerita Nabilah Dwi yang batal lamaranCerita Nabila Dwi yang batal lamaran. 


Sumber: wolipop.detik

PT Rifan Financindo


Rss_feed